Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Adat Pernikahan Cina Benteng Tangerang

📅 Minggu, 26 Nov 2023, 22:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Adat Pernikahan Cina Benteng Tangerang Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Dua warga Cina Benteng melakukan tradisi pernikahan Cio Tao di Kabupaten Tangerang, Banten.

Jakarta - Cahaya pagi menyoroti kawasan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, menghiasi perhelatan sakral upacara pernikahan adat Cina Benteng, yang juga dikenal dengan nama Cio Tao.

Aroma dupasemerbak menyeruak ke udara seolah menyatu dengan alunan alat musikteh-yanyang melankolis.

Terlihat dua mempelai Ongnih dan Suanda berjalan dalam pesona pakaian tradisional Cina serupa kisah-kisah dalam film kungfu yang menghiasi layar perak.

Kedua orang tua mempelai terlihat seperti dua lilin yang terus menyala, menerangi jalan bagi anak-anak mereka. Dengan penuh kasih sayang, mereka mempersiapkan segala sesuatunya untuk memastikan agar acara sakral tersebut berjalan dengan lancar.

Dalam nuansa penuh toleransi, terlihat meja makan khusus dengan hidangan untuk umat Islam serta meja makan tersendiri bagi yang bukan beragama Islam.

Di tengah modernisasi, Ongnih dan Suanda adalah dua di antara warga Cina Benteng yang masih menjaga tradisi Cio Tao untuk merajut masa lalu dalam harapan pada masa depan.

Dalam kehidupan sehari-hari yang didasarkan pada kepercayaan Buddha, mereka tetap setia menjaga serta merawat dengan penuh kehormatan nilai-nilai dan tradisi yang telah ditinggalkan oleh para leluhur.

Meskipun telah mengadopsi keyakinan yang baru, penghargaan terhadap warisan dan ajaran leluhur Konghucu masih menjadi bagian integral dalam kehidupan spiritual dan budaya mereka, menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini dalam perjalanan rohani yang terus berlanjut.

Saat ini pernikahan yang dijalankan dengan menggunakan tradisi Cio Tao sudah jarang dilakukan. Hal itu terkait dengan semakin umumnya pilihan pernikahan yang lebih sederhana dan praktis, di mana banyak pasangan lebih memilih untuk mengadakan upacara pemberkatan di vihara dan langsung melanjutkannya dengan acara resepsi.

Tradisi Cio Tao, yang dahulu merupakan ritual pernikahan berbasis keyakinan agama Konghucu, kini mengalami perubahan peran dan makna menjadi upacara pernikahan formal saja.

Perubahan itu terjadi seiring dengan banyaknya warga Cina Benteng yang beralih keyakinan menjadi penganut agama Buddha.

Meskipun tradisi ini dahulu memiliki kaitan erat dengan keyakinan agama, seiring dengan berjalannya waktu dan berubahnya keyakinan banyak orang, Cio Tao kemudian lebih dijadikan sebagai simbol dan warisan budaya yang dijaga serta dipertahankan oleh masyarakat Cina Benteng, terlepas dari latar belakang agama yang mereka anut saat ini.

Tradisi tersebut tetap dihargai dan dijaga dengan penuh penghormatan terhadap warisan leluhur mereka, meskipun sudah tidak lagi terkait erat dengan aspek keyakinan agama.

Tangerang, yang terletak di Provinsi Banten, dikenal sebagai daerah yang multikultural. Di daerahtersebut terdapat beragam suku dan etnis yang hidup berdampingan secara harmonis. Salah satu suku yang populasinya cukup signifikan di Tangerang adalah etnis Tionghoa.

Tradisi pernikahan suku Tionghoa di Tangerang menyimpan keunikan tersendiri. Inilah yang membedakannya dari tradisi serupa di berbagai daerah lain di Indonesia. Tradisipernikahan itu dikenal dengan nama Cio Tao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.