Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Perkuat Diversifikasi Pangan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

📅 Minggu, 26 Nov 2023, 18:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Perkuat Diversifikasi Pangan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Doc: ANTARA/HO
Ket. Pelaksanaan peringatan Hari Pangan Sedunia ke-43 tingkat Kota Sukabumi, Jabar yang dilaksanakan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi yang juga dihadiri oleh Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin pada Sabtu, (25/11/2023).

Sukabumi - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan program diversifikasi pangan yang gencar dilakukan pemerintah provinsi ini bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

"Diversifikasi pangan merupakan salah satu upaya dini dalam menghadapi ancaman krisis pangan," katanya di sela menghadiri acara Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-43 di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu.

Menurut Bey, program yang mendorong masyarakat agar memvariasikan makanan pokok yang dikonsumsi sehingga tidak fokus pada satu jenis pangan saja untuk menghadapi tantangan masa depan dalam aspek pangan.

Dengan demikian, katanya, melalui program diversifikasi pangan bisa meningkatkan kesadaran warga agar tidak ketergantungan kepada salah satu jenis bahan pangan khususnya beras, tetapi bisa lebih memvariasikan jenis pangan untuk dikonsumsi.

Seperti diketahui, Jabar merupakan salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman bahan pangan yang bisa dimanfaatkan warga untuk dikonsumsi setiap hari sehingga tidak selalu mengandalkan beras sebagai pangan utama.

"Memang cukup sulit untuk meninggalkan kebiasaan makan masyarakat yang sudah ketergantungan beras (nasi), bahkan ada peribahasa belum makan nasi berarti belum makan. Tetapi alangkah baiknya mengubah sedikit demi sedikit kebiasaan itu agar tidak selamanya tergantung kepada beras," tambahnya.

Bey mengatakan olahan diversifikasi beras sebagai alternatif yang tidak hanya beragam tetapidapat mengurangi ketergantungan pada beras. Ia mengingatkan akan pentingnya pangan lokal, seperti jagung dan umbi-umbian yang memiliki daya tahan baik terhadap perubahan iklim.

Di sisi lain, ujar dia, upaya untuk mengurangi pemborosan makanan disuarakan melalui gerakan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SAm), seperti membeli makanan sesuai dengan kebutuhan, tidak membuang makanan, dan lainnya.

"Menjaga ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi masyarakat memiliki peran penting agar persediaan pangan tetap mencukupi serta bisa mencegah terjadinya krisis pangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.