Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemampuan Tagana dalam Menanggulangi Bencana Alam Terus Diperkuat

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemampuan Tagana dalam Menanggulangi Bencana Alam Terus Diperkuat Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Bupati Garut Rudy Gunawan membuka kegiatan pendidikan dan latihan dasar Tagana di kawasan Cibeureum, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (24/11/2023).

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar kegiatan pelatihan untuk memperkuat kemampuan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam membantu pemerintah menanggulangi masyarakat yang terdampak bencana alam, apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim hujan yang berpotensi tinggi terjadinya bencana longsor maupun banjir.

"Ini adalah penting, kita menyiapkan tenaga-tenaga Tagana profesional ketika kita menghadapi bencana," kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat acara Pendidikan dan Latihan Dasar Tagana Kabupaten Garut di Perkemahan Cibeureum, Kecamatan Samarang, Garut, Jumat.

Ia menuturkan Kabupaten Garut merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam cukup besar dengan berbagai jenis ancamannya yakni banjir, longsor, gempa bumi, gunung api, dan tsunami.

Potensi ancaman bencana di Garut itu, kata dia, tentu pemerintah maupun lembaga lainnya, juga masyarakat harus melakukan persiapan, salah satunya menyiapkan tenaga profesional untuk menanggulangi bencana alam.

"Tentu sebagai tenaga profesional perlu dilakukan pelatihan-pelatihan. Bencana di Garut sering terjadi, ancamannya lengkap, kita punya gunung berapi, laut dengan ancaman tsunami," katanya.

Ia berharap keberadaan Tagana di Garut yang nanti menjadi garda terdepan bersama unsur dari instansi lainnya untuk menanggulangi dan membantu masyarakat yang daerahnya terdampak bencana alam.

Masalah kebencanaan di Garut itu, lanjut dia, yang penting memiliki pengetahuan dalam setiap mengatasi bencana alam, dan mengedukasi masyarakat agar tidak panik ketika terjadi bencana.

"Masalah kebencanaan di Garut yang penting kita punya pengetahuan dalam mengatasi dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi mereka yang terkena bencana," kata Bupati.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Aji Sukarmaji menambahkan, ada 65 anggota Tagana, termasuk yang saat ini calon Tagana yang sedang mengikuti pendidikan dan latihan dasar berjumlah 17 orang.

Ia menyampaikan pelatihan berlangsung selama tujuh hari atau sampai 26 November 2023 dengan materi pembahasan seperti penanggulangan bencana, dapur umum, evakuasi, dan kegiatan khusus dalam penanganan masalah sosial.

"Pelatihan dasar Tagana penanggulangan bencana, dapur umum, dan evakuasi, serta latihan dasar tentang kegiatan-kegiatan khususnya dalam penanganan masalah sosial di masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.