Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Membuat Desain Besar Kesiapan Mitra IKN

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Membuat Desain Besar  Kesiapan Mitra IKN Doc: istimewa
Ket. IKN Nusantara

KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah mempersiapkan desain besar transformasi energi dan ekonomi terkait dengan kesiapan daerah itu sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam program kegiatan pada 2024.

"Undang-undangnya, Kalimantan Timur dan provinsi di Kalimantan menjadi mitra IKN. Artinya bukan lagi menjadi daerah penyangga, yang kalau dibutuhkan terkoneksi dengan IKN. Tapi relasi untuk penyuplai IKN," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni?? di Samarinda, Kamis (23/11).

Sebagai mitra, kata dia, Pemprov Kaltim dituntut memberikan kontribusi nyata untuk IKN melalui potensi yang dimiliki kabupaten dan kota di provinsi itu, seperti produk pertanian, perikanan, dan segala hasil olahan industri kecil.

Saat ini, ia mengakui, Sulawesi Tenggara dan daerah sekitarnya berkontribusi menyuplai bahan material bangunan IKN, termasuk Sulawesi Selatan sudah siap sebagai daerah penyangga pasokan pangan.

Menurut dia, terkait dengan ketersediaan dan ketahanan pangan tersebut perlu dipikirkan jalur koneksi yang mudah antardaerah dengan lokasi IKN.

"Kami akan segera memetakan berbagai komoditas daerah, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, juga komoditas perdagangan industri dan lainnya yang ada di daerah," katanya.

Pada 2024, ketika telah diinisiasi desain besar untuk transformasi energi dan ekonomi, kemudian ditangkap peluangnya oleh Deutsche Gesselschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

Badan Pemerintah Jerman ini cukup peduli dengan perencanaan dan pengembangan wilayah sekitar IKN. Oleh karena itu, nota kesepahaman Kaltim dan GIZ pada 2024 akan melakukan kajian dengan melibatkan kabupaten dan kota.

Ia berharap, kajian yang dilakukan GIZ, Bappeda, akademisi bersama kabupaten dan kota, bisa membuka informasi tentang potensi komoditas, kebutuhan produksi, dan lokasi. "Saya menganggap FGD (Focus Group Discussion) menjadi media yang sangat baik bagi provinsi untuk mendapat informasi awal dari kabupaten dan kota," kata Sekda Sri Wahyuni.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur sebagai daerah mitra IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.