Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Status Negara Maju Bisa Diraih dengan Infrastruktur yang Baik

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu: Status Negara Maju Bisa Diraih dengan Infrastruktur yang Baik Doc: ANTARA/HO-Kementerian Keuangan
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam acara KADIN Leaders Dinners di Jakarta, Rabu (22/11/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan status negara maju hanya bisa diraih apabila suatu negara memiliki kualitas infrastruktur yang baik, sehingga Indonesia saat ini terus membangun infrastruktur berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Adapun dalam konteks struktural pembangunan infrastruktur berkualitas, Ia menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memiliki peranan yang luar biasa penting.

"Kami alokasikan APBN untuk infrastruktur selama kepemimpinan Presiden Jokowi cukup signifikan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (23/11).

Selain kualitas infrastruktur, Menkeu menuturkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) turut menjadi prasyarat bagi Indonesia untuk bisa mencapai status negara maju lantaran berkaitan sangat erat dengan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang sehat.

Suatu negara tidak bisa meneruskan perjalanan untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi atau mencapai era keemasan tersebut apabila rakyatnya tidak memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik.

Oleh karenanya, guna membangun kualitas SDM bermutu, ia menyampaikan bahwa APBN secara mandatori membelanjakan 20 persen alokasi untuk sektor pendidikan. APBN juga memperhatikan salah satu unsur penting dalam peningkatan SDM, yaitu kesehatan masyarakat.

"Indonesia dalam menggunakan alat fiskal untuk jaring pengaman sosial, edukasi, maupun kesehatan, itu dasar tujuannya untuk menciptakan SDM dan peningkatan kualitas, yang diterjemahkan ke dalam produktivitas yang lebih tinggi dan sekaligus mengurangi kesenjangan," kata Menkeu menambahkan.

Hal fundamental lainnya yang menjadi syarat untuk menjadi negara maju, lanjut Sri Mulyani, yakni transformasi perekonomian karena ekonomi yang terlalu didominasi sektor primer berupa bahan mentah tidak akan mampu untuk tumbuh.

Untuk itu, keinginan menciptakan hilirisasi dalam meningkatkan nilai tambah merupakan sebuah keharusan. Indonesia turut diberkati dengan sumber daya alam yang sangat strategis dalam rantai pasokan pada era digitalisasi.

Ia mengungkapkan, kualitas institusi termasuk regulasi birokrasi pun menjadi salah satu aspek lain dan merupakan yang paling penting dalam membangun dan mencapai Indonesia Emas 2045.

"Ini mungkin yang paling rumit," ujar Bendahara Negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.