Ayo Pelajar Ikut Membantu Mencegah Hoaks Pemilu
Jumat, 24 Nov 2023, 00:05 WIBBengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan pelajar khususnya tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyahpunya peranan penting dalam mencegah hoaks berkembang di masyarakat termasuk dalam situasi Pemilihan Umum Serentak 2024.
"Mereka diharapkan bisa menjadi kader atau duta yang mengenalkan pada kawan-kawannya (generasi muda) bahwa hoaks itu membahayakan dan merugikan banyak pihak," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Bengkulu, Kamis.
Dia mengatakan nilai-nilai demokrasi perlu dijaga dari bahaya yang dapat merusak seperti hoaks, ujaran kebencian, polarisasi dan isu SARA.
"Boleh beda pendapat, boleh pindah-pilihan tapi jangan menghujat dan menyalahkan orang lain," kata dia.
Semua elemen tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, membuat polarisasi atau memanfaatkan isu SARA dengan tujuan-tujuan buruk terhadap individu atau kelompok yang berbeda pilihan. Mewujudkan keamanan, ketertiban dan kedamaian di masyarakat tentunya harus menjadi tanggung jawab bersama.
Gubernur Rohidin pun mengapresiasi kegiatan ikrar dan deklarasi Generasi Antihoaks oleh siswa SMA, SMK dan MA se Kota Bengkulu yang digelar pada 23 November 2023.
"Ayo menjadi pribadi yang tidak menjadi penyebab pembuat hoaks. Kuncinya sederhana saja, yang pertama cerdas (berwawasan) yang kedua jadi orang baik. Tidak mungkin akan menyebar, menerima, membuat hoax kalau cerdas dan jadi orang baik, karena kadang membuat atau meneruskan hoaks itu karena tidak mengerti, wawasan yang kurang," katanya.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring yang menjadi salah seorang narasumber dalam kegiatan Deklarasi Generasi Antihoaks SMA dan SMK se Kota Bengkulu menyebutkan peran pelajar penting dalam mencegah hoaks pemilu karena pelajar merupakan bagian dari Gen-Z dan Post Gen-Z.
"Generasi ini lah yang mendominasi dan aktif di dunia daring, oleh karena itu peran pelajar sebagai antihoaks memang penting," ujarnya.
Berita Terkait:
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Turun pada Jumat Pagi
-
Imbau kepada Warga Agar Tetap Waspada Terhadap APG Semeru
-
Gubernur Koster Dorong Perbaikan Data Bansos Jelang Uji Coba Digitalisasi: Bali Jadi Role Model Nasional
-
Korban Penyekapan Selama 3 Tahun di Bandung Dapat Perawatan dan Rekonstruksi Wajah di RSHS
-
Lawan Timor Leste Harusnya Bisa untuk Pemanasan
-
CEO OpenAI Sam Altman Ubah Pandangan soal AI: “Tidak Akan Ada Kiamat Pekerjaan”, Ternyata Dampaknya Tak Seburuk yang Dikhawatirkan
-
PIHPS Nasional: Harga Bawang Merah Rp46.900/Kg, Cabai Rawit Rp83.850/Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.