Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Temanggung Terus Gencarkan Pengembangan Sektor Pariwisata

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Temanggung Terus Gencarkan Pengembangan Sektor Pariwisata Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Rumah warga Tionghoa menjadi tujuan pemasaran wisata di Temanggung.

Temanggung - Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjual wisata dengan mengundang 43 "buyer" dari berbagai daerah antara lain Aceh, Yogyakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Surabaya, dan Jawa Tengah.

"Ini menjadi hal yang luar biasa, mudah-mudahan rezeki anda di sini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana di Temanggung, Rabu.

Hadir juga dalam kegiatan ini para pelaku usaha wisata Kabupaten Temanggung.

"Saya sampaikan terima kasih pada para buyer, seller kemudian pelaku wisata, penggiat wisata dan media yang terlibat dalam kegiatan hari ini," katanya.

Ia berharap kegiatan ini diberikan kemudahan kelancaran dan mudah-mudahan lewat media seperti ini usaha semakin maju dan berkah.

Ia menjelaskan pemerintah kabupaten menjadi media para buyer dan para seller terkait dengan bidang pariwisata.

"Kalau bapak ibu cocok berbisnis berkembang potensinya dan relasinya terjamin itulah yang kami harapkan. Potensi wisata Temanggung di koridor Borobudur-Dieng, di tengah-tengahnya ada Temaggung," katanya.

Untuk itu sudah disiapkan materi, infrastruktur dan sebagainya. Temanggung mempunyai potensi wisata yang luar biasa, mempunyai Posong, Liyangan, dan Jumprit.

"Yang terakhir kemarin ada tamu Bappenas 200 orang kami dorong menginap di Posong dan sekali lagi ini teman-teman dari pusat sangat kagum juga dengan potensi yang ada di Posong, kami dorong juga ke Liyangan, dan Jumprit," katanya.

Temanggung ibarat gadis yang cantik jelita bagaimana para buyer bisa melihat, para seller bisa mendorong bahwa gadis itu bisa tampil. Kalau gadis tetapi dia hanya di dalam rumah pasti tidak akan terekspos begitu juga wisata Kabupaten Temanggung.

Para buyer wisata tersebut kemudian diajak berwisata ke khas rumah warga keturunan Tionghoa di Parakan dan ke Sigandul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.