Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Palangka Raya Sebar 70.000 Benih Ikan di Danau Hanjalutung

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 16:54 WIB | Oleh:
Pemkot Palangka Raya Sebar 70.000 Benih Ikan di Danau Hanjalutung Doc: ANTARA/Auliya Rahman
Ket. Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu melepas bibit ikan di Danau Hanjelutung, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA- Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menyebar 70.000 benih ikan di Danau Hanjalutung, Kelurahan Petuk Katimpun sebagai upaya pengayaan ikan di danau setempat.

"Kegiatan pelepasliaran ikan ini adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan di perairan umum, terutama pada perairan yang dianggap telah mengalami penurunan stok ikan," kata Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Kamis.

Sehingga, lanjutnya, pada masa mendatang hasil panen masyarakat untuk konsumsi kembali meningkat.

"Untuk meningkatkan stok populasi ikan tangkapan, maka restocking juga bertujuan untuk melestarikan keanekaragaman sumber daya ikan di perairan umum, sekaligus meningkatkan produksi ikan guna pemenuhan gizi bagi masyarakat," kata Hera.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi menerangkan, 70 ribu benih ikan yang dilepasliarkan itu terdiri dari 50 ribu ekor benih ikan papuyu dan 20 ribu ekor benih ikan jelawat.

"Ikan yang kita tebar ini merupakan hasil kerja sama dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin," kata Indriarti.

Dilakukannya restocking ikan ini adalah wujud dari kepedulian pemerintah dalam membantu meningkatkan taraf hidup nelayan kecil, dan dalam rangka menjaga kelestarian keberadaan ikan lokal di perairan umum tetap lestari serta berkelanjutan.

Dia pun mengajak masyarakat "Kota Cantik" bijak memanfaatkan potensi di danau tersebut. Diantaranya seperti menangkap ikan dengan cara ramah lingkungan dan menjaga habitat alam agar ikan tetap dapat berkembang biak dengan baik.

Dia menerangkan, potensi perikanan budi daya dan di kota kota setempat masih sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kami pun berharap dengan pelepas tiga jenis bibit ikan ini bisa membantu menambah, menjaga dan melestarikan populasi ikan di perairan air hitam sehingga potensi dapat dimanfaatkan secara maksimal," katanya.

Indriarti juga meminta masyarakat tidak menggunakan jaring maupun racun dalam penangkap ikan agar tidak mematikan ikan-ikan kecil. Jika saat menangkap ikan terdapat anakan, masyarakat juga diminta melepaskan kembali agar dapat tumbuh besar.

Palangka Raya memiliki perairan seluas 515,8 Kilometer yang terdiri dari luas sungai 100,09 Kilometer, rawa seluas 400,03 Kilometer dan danau seluas 13,63 Kilometer.

Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini sendiri dilalui tiga sungai besar yakni Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sabangau serta memiliki sebanyak 103 danau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.