Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Kota Cirebon Membentuk Tim Khusus untuk Antisipasi TPS Rawan Bencana

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Kota Cirebon Membentuk Tim Khusus untuk Antisipasi TPS Rawan Bencana Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Suasana di Gedung KPU Kota Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon, Jawa Barat, membentuk tim khusus bersama instansi terkait untuk meninjau dan menginventarisasi data tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di lokasi rawan bencana.

Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Cirebon Yogi Maulana Malik di Cirebon, Rabu, menyampaikan hasil pemetaan sementara menyebutkan sejumlah TPS yang berada di dua kecamatan masuk kategori rawan terkena bencana seperti banjir danangin kencang saat Pemilu 2024.

"Dua daerah itu Kecamatan Kesambi dan Kecamatan Harjamukti. Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan hasil inventarisasi kami, TPS di dua kecamatan itu masuk kategori rawan bencana," katanya.

Menurut dia, di dua kecamatan tersebut terdapat total 50 TPSyang harus mendapatkan perhatian khusus karena berada di daerah rawan bencana.

Atas dasar itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa pemangku kepentingan untuk menyusun langkah antisipasi supaya pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar.

Di awal Desember 2023, kata dia, tim khusus yang telah dibentuk mulai bertugasdengan meninjau 50 TPS.

"Setelah ditinjau, kami akan menentukan apakah perlu adanya pemindahan dari TPS yang sudah dicek tadi," ujarnya.

Selain peninjauan, pihaknya tetap melanjutkan pemetaan dan inventarisasi data terkait dengan TPS yang rawan terkena bencana.

"Kami berharap akhir November semua sudah terinventarisasi. Data sementara itu yang 50 titik tadi. Perinciannya 25 TPS di Kecamatan Kesambi dan 25 TPS di Kecamatan Harjamukti," tuturnya.

Pada Pemilu 2024, pihaknya menyediakan 1.020 TPS dan enam TPS khusus yang bisa didatangi pemilih untuk memakai hak pilihnya.

"Kami harus memastikan semua tahapan pemilu berjalan dengan baik. Apalagi, ketika masuk pencoblosan, terjadinya puncak musim hujan," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.