Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Penembakan Oleh KKB Akan Dipulangkan ke NTT

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Penembakan Oleh KKB Akan Dipulangkan ke NTT Doc: ANTARA/Ho
Ket. Bharada Bonifasius Jawa alias Boy (kanan) dan Bharatu Rani Yohanes Seran (kiri) berpose bersama sejumlah rekannya sebelum bertugas pada Rabu (22/11) waktu setempat.

Kupang - Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Kombes Pol Ariasandy mengatakan bahwa jenazah anggota Brimob Polda NTT yang menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua akan dipulangkan ke NTT.

'Pastinya akan dipulangkan ke NTT," katanya kepada ANTARA saat dikonfirmasi di Kupang, Rabu malam.

Kabid Humas juga belum mengetahui secara pasti jadwal kedatangan jenazah dari anggota Brimob Polda NTT itu.

Dia mengatakan hal ini berkaitan dengan kejadian kontak tembak antara KKB Intan Jaya dengan Satuan Tugas Damai Cartenz (Satgas DC) terjadi di sekitar Kampung Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu (22/11).

Dalam kontak tembak tersebut dua orang anggota Satgas DC Satuan Brimob NTT terkena tembakan. Bharatu Rani Yohanes Seran terkena tembak pada bagian paha kiri dan saat ini masih dirawat intensif.

Sementara Bharada Bonifasius Jawa alias Boy meninggal dunia terkena tembakan di bagian punggung sebelah kanan.

Kapolda NTT Irjen Pol Johanis Asadoma juga ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut dan mengakui bahwa ada aksi baku tembak antara anggota Brimob Polda NTT dengan KKB.

"Iya betul, anggota Brimob kontak tembak dengan KKB. Satu meninggal dan satu luka," ujar Kapolda NTT.

Bonifasius sendiri merupakan personel Brimob Polda NTT yang berada pada satuan Kompi I Batalion C Satbrimob Polda NTT. Demikian juga dengan Yohanes Seran.

Mereka diberangkatkan ke Papua pada 3 Desember 2022 lalu bersama dengan 103 personel Brimob lainnya yang tergabung dalam Satuan Tugas Damai Cartenz (Satgas DC).

Bulan Desember tahun 2023 genap satu tahun Bonifasius dan rekan-rekannya bertugas di Papua, dan akan kembali ke Kupang, NTT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.