Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemen PUPR Diminta Tingkatkan Serapan Anggaran

📅 Rabu, 22 Nov 2023, 10:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kemen PUPR Diminta Tingkatkan Serapan Anggaran Doc: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI
Ket. Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta.

JAKARTA - DPR RI meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) meningkatkan serapan anggaran. Hingga Oktober lalu anggaran yang baru diserap lembaga tersebut baru mencapai 94,50 trilliun rupiah atau sebesar 57,5 persen dari pagu anggaran, dengan realisasi capaian fisik 60 persen.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengapresiasi Kementerian PUPR atas capaian realisasi anggaran yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Namun, juga mengimbau penyelesaian pekerjaan agar tepat waktu dan sasaran. "Kementerian PUPR juga perlu meningkatkan kinerja penyerapan anggaran agar realisasinya sesuai dengan target yang ditetapkan. Dan menindaklanjuti temuan yang diperoleh saat kunjungan kerja atau audiensi dengan masyarakat," jelas Lasarus dalam Rapat Kerja berdama Kementerian PUPR di Jakarta, Senin (20/11).

Adapun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa nilai tersebut lebih tinggi dari realisasi anggaran di bulan yang sama pada tahun anggaran (TA) 2022 yaitu sebesar 52,3 persen.

"Pagu awal Kementerian PUPR TA 2023 sebesar 125,22 rupiah, kemudian mengalami penambahan menjadi 164,39 triliun rupiah. Dan hingga tanggal 17 November 2023, realisasi keuangannya sebesar 109,33 trilliun rupiah (63,9 persen) dengan progres fisik sebesar 67,8 persen," kata Basuki dalam rapat tersebut.

Kementerian PUPR juga melaksanakan dukungan terhadap infrastruktur di IKN pada 2020 - 2024 sebesar 60,99 triliun rupiah (85 paket pekerjaan). Dengan Progres fisik hingga 1 November 2023 sebesar 22,2 persen. Sementara untuk anggaran pada TA 2023 yang dialokasikan pada dukungan infrastruktur dasar IKN sebesar 25,32 triliun rupiah.

"Untuk Batch 1 (Tahun 2020 - Maret 2023) anggarannya sebesar 24,53 triliun rupiah untuk 40 paket pekerjaan dengan progres 53,3 persem. Sementara, untuk Batch 2 (setelah Maret 2023), anggarannya sebesar 36,46 triliun rupiah untuk 45 paket pekerjaan dengan progress sebesar 1,3 persen," jelas Basuki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.