Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Relawan Ganjar Latih Pelaku UKM Bikin Foto Produk dan Unggah ke Medsos

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Relawan Ganjar Latih Pelaku UKM Bikin Foto Produk dan Unggah ke Medsos Doc: ANTARA/HO-KawanJuang GP
Ket. Relawan KawanJuang GP memberikan pelatihan membuat dan mengunggah foto produk di sosial media bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/11/2023).

JAKARTA - Relawan KawanJuang GP memberikan pelatihan membuat dan mengunggah foto produk di sosial media bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar produknya menarik dan bisa dijual hanya dengan menggunakan telepon seluler.

Ahli media sosial Shalfi Andri menyampaikan pentingnya mengunggah produk di medsos yang bisa mendongkrak penjualan. Namun, semua materi yang akan disebarluaskan harus terencana dengan baik.

"Saya harapkan semua peserta fokus dan berkonsentrasi pada media sosial yang dipilihnya. Dengan cara seperti inilah dampak positif dari media sosial akan bisa dirasakan," kata Shalfi Andri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/11).

Shalfi mengatakan bahwa pelatihan itu tidak seperti sebelumnya karena para peserta datang dengan membawa produknya masing-masing sebagai objek fotografi, mulai dari makanan, minuman, pakaian, hingga mobil.

Ia mencontohkan ada peserta yang membawa mobil sebagai objek foto karena memang memiliki usaha sewa mobil.

"Mentor kami, Nathan dan Alfa, tadi membantu peserta untuk bisa membuat foto mobil yang dibawanya menjadi lebih menarik jika ditampilkan di media sosial," ujarnya.

Sementara itu, fotografer Henry Wijaya memberikan materi mengenai tipmudah memotret dengan menggunakan telepon seluler.

Menurut Henry, kekuatan foto tergantung pada pencahayaan yang bisa diatasi dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti sinar matahari, cermin, dan lampu.

Rita, peserta pelatihan, mengatakan bahwa peserta didampingi oleh mentor mempraktikkan secara langsung dengan menggunakan ponsel mereka masing-masing.

"Jadi, mereka bisa terus berlatih setelah kembali ke rumah dan menekuni usaha mereka masing-masing," kata Rita yang merupakan salah satu pemilik UKM di Bogor.

Rita yang juga koordinator acara tersebut menjelaskan jumlah peserta terpaksa dibatasi meskipun peminat sangat banyak, yaitu lebih dari 50 peserta masuk dalam daftar tunggu, karena sudah melebihi kuota dari panitia.

"Mereka berpesan jika ada peserta yang terdaftar tetapi mengundurkan diri, mereka siap untuk menggantikannya," kata Rita.

Salah satu peserta bernama Heni menceritakan bahwa peserta didampingi mentor memotret produk UKM dengan menggunakan telepon seluler mereka masing-masing.

Peserta diminta untuk meletakkan produk sesuai dengan teori tentang pemotretan yang baik, lalu mengatur pencahayaan, serta menentukan angle pemotretan.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat. Produk kami yang biasa saja, akhirnya tampak seperti produk di rumah makan mewah," kata Heni.

Sebelumnya, relawan KawanJuang GP juga menggelar pelatihan membuat foto produk yang menarik dan menjual untuk seratus pengusaha kecil lainnya di MalBTM Bogor, Rabu (1/11).

Sementara itu, Calon Presiden (Capres) RI Ganjar Pranowo saat hadir pada pameran Urban Sneaker Society pada hari Jumat (3/11) berjanji akan memberikan ruang dan kemudahan kepada pelaku UMKM untuk berkembang.

Komitmen itu diberikan Ganjar karena tantangan usaha saat ini cukup besar. Dari segi akses permodalan, Ganjar yakin kerja sama dengan perbankan bisa mempermudah UMKM mendapatkan modal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.