Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan yang Disampaikan UNHCR: Kemungkinan Banyak Perahu Rohingya Masuk Wilayah Indonesia

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan yang Disampaikan UNHCR: Kemungkinan Banyak Perahu Rohingya Masuk Wilayah Indonesia Doc: ANTARA/HO/warga

Banda Aceh - Mengagetkan,United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR)menyatakan besar kemungkinan banyak kapal yang membawa pengungsi Rohingya akan berangkat dari Bangladesh dan Myanmar masuk ke wilayah perairan Indonesia.

"Kemungkinan lebih banyak kapal akan berangkat dari Bangladesh dan Myanmar dalam waktu dekat, karena pengungsi Rohingya terus mencari keamanan dan perlindungan," kata Kepala Perwakilan UNHCR di Indonesia Ann Maymann dalam keterangannya, di Banda Aceh, Jumat.

Ann Maymann mengungkapkan, berdasarkan laporan UNHCR, selain perahu yang saat ini masih dalam kesulitan dan meminta pertolongan untuk mendarat di Bireuen dan Aceh Utara, masih ada satu perahu yang saat ini terombang ambing di laut.

"Laporan menunjukkan bahwa setidaknya satu perahu lain mungkin berada di laut. Para pengungsi Rohingya terus mencari keamanan dan perlindungan, mereka mengambil risiko yang mempertaruhkan nyawa dalam mencari solusi," ujarnya.

Karena itu, UNHCR meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk segera bertindak, memungkinkan pendaratan serta menyediakan bantuan penyelamatan jiwa kepada para imigran tersebut.

Terutama, lanjut dia, kepada 200 pengungsi Rohingya yang membutuhkan makanan, air, dan perhatian medis, termasuk sejumlah besar perempuan dan anak-anak yang belum diizinkan mendarat dan masih berada di lepas pantai Aceh.

"Perjalanan berbahaya dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki peluang dan yang telah kehilangan harapan. Saat krisis global semakin meningkat dan sumber daya kemanusiaan semakin berkurang, kita harus segera bertindak untuk menyelamatkan nyawa, dan juga segera memperluas solusi," katanya.

Selain Pemerintah Indonesia, UNHCR juga menyerukan semua negara meningkatkan koordinasi regional guna penyelamatan jiwa di laut untuk sepenuhnya memobilisasi kapasitas penyelamatan pengungsi Rohingya dan segera memfasilitasi pendaratan mereka.

Semua negara diharapkan mematuhi komitmen yang telah dibuat dalam Deklarasi Bali, meningkatkan kerja sama dan koordinasi regional untuk melakukan pencarian, penyelamatan yang dapat diprediksi serta pendaratan aman.

Lebih lanjut, ia menegaskan, hukum laut relevan (KonvensiSOLAS, UNCLOS, danSAR) yang telah diratifikasi oleh Indonesia serta hukum kebiasaan internasional harus dijunjung tinggi setiap saat dan berlaku untuk semua negara tanpa memandang apakah mereka telah meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951.

Di sisi lain, pihaknya bersama Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan pengungsi juga mengapresiasi tindakan penyelamatan oleh masyarakat Aceh selama tiga hari terakhir terhadap pendaratan 341 imigran Rohingya yang tiba terpisah pada 14 dan 15 November 2023.

"UNHCR meminta agar kepedulian dan keramahan diberikan secara berkelanjutan untuk mendukung pendaratan perahu lain yang mungkin akan datang, termasuk perahu ketiga yang saat ini terombang ambing di lepas pantai Aceh," ujarnya.

Ann Maymann menyatakan, UNHCR dan para mitra siap untuk terus mendukung masyarakat dan pihak berwenang setempat menanggapi kebutuhan pengungsi yang mungkin mendarat di waktu mendatang.

"UNHCR dan para mitra telah berada di lokasi pendaratan, bekerja sama erat dengan pihak berwenang untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada mereka yang telah mendarat, termasuk banyak perempuan dan anak-anak," demikian Ann Maymann.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.