Jannik Sinner Atasi Djokovic
Kamis, 16 Nov 2023, 07:24 WIBTURIN - Jannik Sinner selangkah lagi menjadi petenis Italia pertama yang mencapai babak empat besar Final ATP setelah meraih kemenangan 7-5, 6-7 (5/7), 7-6 (7/2) atas Novak Djokovic, Rabu (15/11).
Sinner yang menempati peringkat empat dunia meraih kemenangan dua set langsung di hadapan pendukung tuan rumah yang antusias di Turin atas Djokovic untuk menjamin lolos dari Grup Hijau. Dia masih memiliki satu pertandingan tersisa.
Penampilan luar biasa Sinner memberinya kemenangan pertama dalam empat laga atas Djokovic. Pemain nomor satu ini padahal tengah berupaya menang ketujuh kalinya di turnamen akhir tahun tersebut.
"Itu sangat berarti bagi saya menang melawan petenis nomor satu dunia dan pemegang 24 Grand Slam," ujar Sinner. Musim ini cukup baik bagi Sinner dengan memenangkan empat gelar, termasuk Masters 1000 di Toronto.
Jalannya pertandingan, Sinner membuat terobosan ketika memanfaatkan kesalahan Djokovic untuk memimpin 6-5 dengan pukulan backhand keras guna merebut set pertama. Djokovic menyamakan kedudukan di set kedua. Namun setelah bangkit dari ketertinggalan 4-2 set penentuan, dia menyerah. Kekalahan ini mengakhiri laju kemenangannya dalam 20 pertandingan.
"Dalam pertandingan seperti ini sangat sedikit peluang yang akan diberikan. Jika saya tidak memanfaatkannya, pemain lain akan merebutnya," ujar Djokovic. Dia tidak melakukan terlalu banyak kesalahan. Langkah kedua pemain akan ditentukan di laga terakhir di babak grup.
Djokovic menghadapi Hubert Hurkacz yang menggantikan Stefanos Tsitsipas karena pemain Yunani itu menarik diri dari turnamen lantaran cedera punggung.
Sementara itu, lawan Sinner berikutnya adalah Holger Rune. Holger Rune akan mendapat keuntungan karena hanya memainkan tiga pertandingan sebelum mendapatkan kemenangan straight set.
Tsitsipas tertinggal 1-2 di set pembuka pertandingan kontra Rune. Dia terpaksa berhenti, memberikan lawannya kemenangan pertama di turnamen tersebut. "Saya sedih tidak bisa menyelesaikan pertandingan," ujar Tsitsipas. Dokter menyarankan terus bermain. Namun, Tsitsipas merasa tidak enak di lapangan.
Dia telah melakukan yang bisa dengan cara terbaik agar tetap fit untuk pertandingan ini. Tapi itu tidak berhasil. Tsitsipas merasakan masalah selama pemanasan. Begitu berada di lapangan dia merasa terlalu sakit untuk menyelesaikan pertandingan.
Tsitsipas juga mengisyaratkan kurangnya istirahat dalam jadwal yang padat menjadi penyebab harus mundur. ATP mendapat kecaman dari para pemain dan pelatih karena penjadwalan yang sering kali menyebabkan pertandingan berlangsung hingga larut malam. Ini membuat waktu pemulihan pemain sangat singkat selama turnamen. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.