Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Remaja Putri Berperan Penting Cegah Stunting

📅 Senin, 13 Nov 2023, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Remaja Putri Berperan Penting Cegah Stunting Doc: ANTARA/HO-BKKBN Jabar
Ket. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari saat kampanye percepatan penurunan stunting bekerja sama dengan BKKBN Jabar, di Kabupaten Purwakarta.

Purwakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari menyebutkan bahwa remaja putri memiliki peran penting dalam upaya melakukan pencegahan stunting di daerahnya masing-masing.

"Atas peranan penting itu, maka pemerintah melakukan pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri yang dikonsumsi satu tablet setiap pekan," kata Putih Sari, saat kampanye percepatan penurunan stunting bekerja sama dengan BKKBN Jabar, di Kabupaten Purwakarta, Senin.

Ia menyampaikan, selain mengonsumsi tablet penambah darah setiap pekan, remaja putri juga perlu menerapkan pola makan sesuai pedoman gizi seimbang, serta melakukan olahraga atau aktivitas fisik secara rutin.

Menurut dia, remaja putri menjadi sasaran utama karena kelak mereka diharapkan dapat melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting. Karenanya, remaja putri harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang penyebab stunting.

"Upaya ini membutuhkan peran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," kata Putih Sari.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan mengenai pentingnya tugas seorang ibu dalam mencegah stunting, baik melalui perilaku hidup sehat maupun melalui asupan gizi anak. Salah satunya dengan memberikan ASI eksklusif bagi bayi.

"ASI mengandung sejumlah nutrisi yang terkandung di dalam kolostrum ASI. Nutrisi tersebut adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin K, kalsium, kalium, zinc, dan lain sebagainya," katanya.

Sementara itu, Analisis Kerja Sama Pendidikan Kependudukan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Sekar Andjung Trisnawati menyampaikan agar para calon suami agar tidak merokok 73 hari sebelum pernikahan.

"Asap rokok bisa merusak sperma yang menyebabkan otak janin tidak berkembang. Asap rokok juga bisa menyebabkan saluran sperma tidak lancar jalannya ke dalam ovum wanita, sehingga mempengaruhi kualitas sperma yang akan menjadi janin bayi," katanya.

Jadi, kata Sekar, jika janin bayi sudah tidak berkualitas, maka itu akan berpengaruh pada kondisi bayi saat lahir ke dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.