Garuda Muda Bidik Poin Penuh

Senin, 13 Nov 2023, 06:06 WIB

Pelatih Panama menegaskan sama sekali tidak terganggu dengan kekalahan dari Maroko. Dia tidak sabar melawan Indonesia.

JAKARTA - Tim Indonesia U-17 akan berjuang meraih poin penuh ketika menghadapi Panama di pertandingan kedua Piala Dunia U-17 2023. Setelah ditahan imbang Ekuador 1-1 di laga perdana, tim berjuluk Garuda Muda itu percaya diri bertemu Panama dalam laga kedua Grup A di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (13/11).

Ket. Foto: gelar latihan I Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti latihan jelang pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 2023 di Lapangan Latihan A Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (12/11). Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Panama pada Senin (13/11). — Sumber: ANTARA/Aditya Pradana Putra

Tim asuhan Bima Sakti sempat unggul terlebih dulu di laga melawan Ekuador. Namun Allen Obando menyamakan kedudukan. Hasil imbang itu membuat Garuda meraih poin pertama di sejarah Piala Dunia, namun juga baru pertama ikut, karena menjadi tuan rumah.

Indonesia selanjutnya bertemu Panama yang ingin bangkit usai kalah dari Maroko. Kekalahan akan membuat Panama tersingkir dari Piala Dunia U-17. Meski tim asuhannya cukup percaya diri usai menahan imbang Ekuador, Bima Sakti tidak ingin para pemain memandang remeh Panama. Menurutnya, Panama masih merupakan tim yang bagus di Grup A.

"Ya mereka bagus. Tidak ada yang tak bagus di grup ini. Ekuador luar biasa. Panama juga bagus, dan Maroko juga," ujar Bima Sakti. Karena itulah pelatih berusia 47 tahun itu mengaku telah mempersiapkan tim dengan sangat baik. Dia juga akan melakukan beberapa evaluasi usai laga kontra Ekuador.

Evaluasi itu akan langsung diberikan kepada pemain agar menjadi ajang pembelajaran jelang laga kontra Panama. "Kami sudah siapkan semua. Juga ada tim pelatih menonton langsung pertandingan mereka. Semoga nanti dari evaluasi ada yang bisa kami pelajari," tandasnya. Berhasil meraih poin penuh akan membuat peluang Garuda Muda lolos ke babak 16 besar terbuka lebar.

Di sisi lain, pelatih Panama, Mike Stump, antusias menyambut laga kontra Indonesia. Dia merasa sangat terkesan dengan suporter dan atmosfer Piala Dunia U-17 2023. "Atmosfer dan fans di sini sangat bagus. Saya berharap akan lebih bagus lagi. Saya tidak sabar untuk segera bertanding melawan Indonesia," ujarnya.

Dia menilai stadion, lapangan, warga Indonesia, kesopanan bagus. Cara mereka menyapa sungguh luar biasa. Negara ini sangat cantik. Memang jauh, tetapi dia bangga bisa datang ke sini.

Mike Stump mengaku sudah memiliki informasi tentang Tim Indonesia. Dia sudah menyaksikan langsung aksi asuhan Bima Sakti berlaga. Stump juga sudah merasakan atmosfer suporter yang luar biasa di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Saya tahu Indonesia punya suporter luar biasa. Tentu saja, mereka bukan tim yang mudah untuk dikalahkan," ujarnya. Mike Stump juga memastikan bahwa pemain Panama tidak terpengaruh dengan kekalahan saat berjumpa Maroko. "Saya memberi kredit besar untuk pemain. Mereka sudah berjuang dengan baik. Ingat, Maroko adalah tim kedua terbaik di Afrika. Dia runner-up Piala Afrika U-17," tandasnya.

Kondisi Tim

Amar Brkic menjadi sorotan karena sebagai satu-satunya pemain keturunan yang tidak ambil bagian saat Indonesia menahan imbang Ekuador. Nama Amar sebenarnya ada di dalam daftar susunan pemain. Namun pelatih Bima Sakti memutuskan untuk tidak memainkan penyerang keturunan Bosnia itu setelah mengalami diare.

Ada kemungkinan Amar akan bisa bermain saat Indonesia menghadapi Panama. Sementara itu, dua pemain keturunan lainnya, Ji Da-Bin dan Welber Jardim sudah melakoni debut melawan Ekuador. Mereka berpotensi kembali diandalkan.

Panama pernah meraih hasil bagus ketika sukses menembus babak 16 besar edisi 2011. Namun penyelenggaraan 2013 menjadi penampilan terakhir negara tersebut di Piala Dunia U-17 sebelum kembali ambil bagian tahun ini. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.