Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali kota: Kasus Cacar Monyet di Tangerang Selatan Bertambah

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 16:45 WIB | Oleh:
Wali kota: Kasus Cacar Monyet di Tangerang Selatan Bertambah Doc: ANTARA/HO-Sutterstock
Ket. Ilustrasi - Penderita cacar monyet atau monkeypox.

TANGERANG -- Wali kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebutkan penderita penyakit cacar monyet atau Monkey Pox (Mpox) di kota itu bertambah tiga orang hingga total menjadi lima kasus.

Dari penambahan tiga kasus tersebut, kata dia, dipastikan pasien terinfeksi cacar monyet dalam pengawasan ketat oleh petugas puskesmas terdekat. Sementara dua pasien yang lebih dulu terdata terpapar cacar monyet sudah lebih baik.

"Yang pasti, yang pertama mereka sudah dalam pengawasan ketat medis kita di puskesmas yang kita tugaskan terdekat. Tapi dua yang pertama sudah dalam kondisi membaik," kata Benyamin di Tangerang, Jumat.

Ia menyebutkan ketiga pasien cacar monyet itu diderita seluruhnya dari kelompok laki-laki dengan usia produktif. Selain itu mereka juga terpapar setelah interaksi di wilayah DKI Jakarta.

"Mereka ini memang interaksinyadari orang-orang yang memang kerja di Jakarta, sehingga ada penyebaran di Tangerang Selatan," ujarnya.

Dia menerangkan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, melalui Program Ngider Sehat terus mensosialisasikan berbagai ancaman penyakit dan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Saya melalui tim kesehatan Ngider Sehat terus melakukan sosialisasi ke warga," tuturnya.

Ia pun berharap agar pasien yang saat ini menjalani isolasi, disiplin untuk mematuhi saran dan anjuran medis.

Agar penyebaran penyakit cacar monyet tidak terus meluas, pihaknya mengimbau warga Tangerang Selatan untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan yang ada jika mendapati gejala awal penyakit cacar monyet.

"Saya berharap selama isolasi mereka mematuhi saran-saran dari tim medis. Minum obatnya, tidak bersentuhan dengan orang lain sampai betul-betul dinyatakan sehat," ujar Wali kota BenyaminDavnie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.