Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyeksi Ekonomi Indonesia yang Membaik Tahan Pelemahan Rupiah

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyeksi Ekonomi Indonesia yang Membaik Tahan Pelemahan Rupiah Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Arsip foto - Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT. Bank Mandiri Persero Tbk, Jakarta, Selasa (31/1/2023).

JAKARTA - Analis dari Bank Woori Saudara BWS Rully Nova mengatakan kenaikan data indeks penjualan ritel dan proyeksi ekonomi Indonesia yang membaik dapat menahan pelemahan rupiah.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (10/11) pagi, melemah sebesar 0,26 persen atau 40 poin menjadi Rp15.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.655 per dolar AS.

"Indeks penjualan ritel naik 1,5 persen menjadi 201,1 dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,3 persen," kata Rully Nova di Jakarta, Jumat (10/11).

Kendati data dan proyeksi ekonomi Indonesia membaik tetapi sentimen dari dalam negeri dinilai tidak mampu menguatkan rupiah menimbang kondisi regional Asia belum membaik yang terlihat dari data-data ekonomi Tiongkok masih lemah.

Nilai tukar rupiah pada Jumat ini diprediksi kembali melemah terhadap dolar AS pd kisaran Rp15.655- Rp15.685 per dolar AS.

Hal ini dipengaruhi faktor pernyataan 'hawkish' Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Jerome Powell dan kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS menjadi 4,63 persen.

Gubernur The Fed menyatakan tidak yakin terhadap kebijakan kenaikan suku bunga untuk menurunkan inflasi, dan The Fed akan menjalankan kebijakan moneter ketat jika diperlukan untuk mencapai target inflasi 2 persen.

Pernyataan Powell mendorong lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih dari 10 basis poin sehingga memperkuat dolar AS, namun beberapa ahli strategi masih bersikeras bahwa The Fed kemungkinan besar sudah selesai menaikkan suku bunga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.