Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AU Gandeng Angkatan Udara Malaysia Patroli Bersama di Selat Malaka

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 16:36 WIB | Oleh:
TNI AU Gandeng Angkatan Udara Malaysia Patroli Bersama di Selat Malaka Doc: ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
Ket. Tangkapan layar pesawat tempur TNI AU F-16 bersiap lepas landas di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, untuk berpatroli bersama Angkatan Udara Malaysia di atas perairan Selat Malaka pada 6 November 2023 sampai dengan 9 November 2023 sebagaimana diunggah akun Instagram resmi TNI AU @militer.udara pada Kamis (9/11).

JAKARTA - TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Malaysia (TUDM) patroli bersama di wilayah perbatasan udara Indonesia-Malaysia di atas perairan Selat Malaka pada 6-9 November 2023.

Patroli udara bersama yang digelar dengan sandi "Patroli Udara Terkoordinasi Malindo (Malaysia-Indonesia) Siri II Tahun 2023," bertujuan menjaga wilayah perbatasan udara dua negara sekaligus mempererat kerja sama TNI AU dan Angkatan Udara Malaysia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati di Jakarta, Kamis, menjelaskan TNI AU mengerahkan pesawat tempur F-16 untuk kegiatan patroli itu, sementara Angkatan Udara Malaysia mengerahkan pesawat tempur Hawk 100/200.

Pesawat tempur F-16 TNI AU yang mengikuti patroli bersama di Selat Malaka itu bermarkas di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, sementara untuk pesawat Hawk 100/200 Malaysia didatangkan dari markasnya di Butterworth, Penang.

"Kerja sama ini sangat penting guna mewujudkan keamanan di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia dan kedua angkatan udara berkomitmen mengawasi dan menjaga keamanan wilayah udara di perbatasan, terutama di Selat Malaka," kata Kadispenau sebagaimana dikutip dari siaran resmi TNI AU di Jakarta, Kamis.

Kegiatan patroli bersama merupakan salah satu kerja sama keamanan dan pertahanan yang disepakati oleh Indonesia dan Malaysia, dalam kerangka General Border Committee Malaysia-Indonesia (GBC Malindo).

Dalam pertemuan rutin GBC Malindo Ke-43 di Jakarta pada 12 Oktober 2023, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menhan Malaysia Da'to Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan sepakat dua negara menggelar patroli bersama (coordinated patrol) di perbatasan demi mencegah kejahatan lintas batas sekaligus menjaga keamanan wilayah.

"Salah satu capaian penting yang patut disorot adalah keberhasilan mobilisasi patroli bersama antar instansi kedua negara melalui mekanismecoordinated patrol, patroli bersama antara kedua negara. Langkah ini kami lakukan guna memerangi berbagai kejahatan lintas batas yang mengancam keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan," kata Menhan Prabowo saat jumpa pers selepas pertemuan GBC Malindo Ke-43, bulan lalu.

Tidak hanya patroli bersama di perbatasan udara, TNI dan Angkatan Tentara Malaysia rutin menggelar patroli bersama di perbatasan darat. Dua angkatan bersenjata itu pada 3 Februari 2023 menggelar patroli bersama di Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Lubuk Antu di Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.