Dosen UGM sebut AI berpeluang bantu diagnosis penyakit lebih cepat

Kamis, 09 Nov 2023, 23:28 WIB

Yogyakarta - Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Hanung Adi Nugroho mengatakan pemanfaatan kecerdasan buatan atau "artificial intelligence" (AI) berpeluang membantu dokter dalam menegakkan diagnosis suatu penyakit pada pasien secara lebih cepat dan akurat.

"Tanpa menggunakan teknologi AI, seorang dokter ahli tetap dapat memeriksa dan menegakkan diagnosis suatu penyakit yang diderita seorang pasien dengan akurat. Namun, dengan bantuan teknologi AI, seorang dokter ahli dapat melakukan ini dengan lebih cepat, akurat, dan efisien," kata Hanung saat dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Teknik Biomedis di Kampus UGM Yogyakarta, Kamis.

Hanung menerangkan, kecerdasan buatan dan teknik biomedis adalah dua bidang yang berkembang pesat dan memiliki potensi revolusioner dalam mentransformasi pelayanan kesehatan.

Menurut dia, AI kini mampu menganalisis citra medis yang dihasilkan oleh peralatan, seperti sinar-X, computed tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI), ultrasonography (USG), dan fundus camera dengan kecepatan dan akurasi yang mengesankan bahkan seringkali mengidentifikasi pola yang mungkin luput dari pandangan manusia.

Integrasi antara AI dan teknik biomedis, kata dia, membuka jalan bagi inovasi yang bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan serta berpotensi memperbaiki pencegahan, diagnosis, hingga terapi penyakit.

"Misalnya, AI dapat membantu mendeteksi tumor atau kelainan lainnya yang mungkin sulit dilihat oleh mata manusia," katanya.

MenurutHanung, di masa depan seorang tenaga medis di sebuah desa terpencil di suatu kepulauan terpencil di Indonesia memungkinkan mendeteksi penyakit mata, tumor otak, demam berdarah hingga malaria dengan bantuan sebuah perangkat kecil dan dalam hitungan detik mendapatkan rekomendasi hasil diagnosis dari suatu algoritma yang akurat.

"Hal ini terdengar seperti cerita fiksi ilmiah. Namun, apa yang disebutkan tersebut bukanlah sekadar khayalan," katanya.

Menurut Hanung, ada tantangan yang harus dihadapi karena meski potensi penggunaan AI dalam teknik biomedis sangat besar, akan tetapi penerapannya dalam praktik klinis masih terbatas.

Dia tidak menafikan teknologi kecerdasan buatan menawarkan solusi yang sangat menjanjikan karena memiliki kemampuan belajar dan mempelajari data dalam jumlah dan ukuran yang sangat besar (big data), kemudian menerapkan hasil pembelajarannya untuk menyelesaikan kasus nyata.

Meski demikian, Hanung menegaskan secanggih apapun teknologi yang digunakan terutama dalam menegakkan suatu keputusan atau mengambil kesimpulan, AI tetap sebuah alat bantu yang tidak bisa menggantikan Intuisi, rasa, dan pengalaman yang dimiliki oleh manusia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.