Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trenggalek Tiru Model Pengolahan Sampah di Magetan

📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trenggalek Tiru Model Pengolahan Sampah di Magetan Doc: ANTARA/HO-TP PKK Trenggalek
Ket. Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini meninjau teknologi tepat guna (TTG) pengolahan sampah milik Pemdes Taji, Magetan di Magetan.

Trenggalek - Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur telah melakukan studi tiru teknologi tepat guna (TTG) mesin oksidasi sampah yang dikembangkan Pemerintah Desa Taji, Magetan di Magetan, karena dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Kunjungan kami dalam rangka untuk melakukan studi tiru terkait pengelolaan sampah dan ketahanan pangan di Desa Taji, Kecamatan Karas, Magetan," kata Ketua TP-PKK Trenggalek, Novita Hardini usai melaksanakan studi tiru di Magetan, Minggu.

Menurut penjelasan Novita, mesin oksidasi sampah yang dikelola Pemdes Taji Kecamatan Karas, Magetan itu efisien dalam pengelolaan sampah karena menghasilkan sedikit polusi dan minim residu jika dibandingkan dengan metodeyang lainnya.

Dengan studi tiru itu, Novita berharap, bisa menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan sebab mesin oksidasi sampah berupa tungku pembakaran yang dikelola itu dinilai minim menghasilkan polusi dan residu.

"Ini adalah dalam rangka memberikan inspirasi bagi TP PKK Kabupaten Trenggalek, yang kemudian kami rumuskan," imbuhnya.

Selain lebih ramah lingkungan, lanjut Novita, harga mesin oksidasi sampah itu juga terbilang ekonomis sebab, mesin oksidasi sampah itu memanfaatkan bahan-bahan yang mudah dijumpai.

Secara kasat mata, mesin oksidasi sampah itu berupa tungku pembakaran raksasa yang mampu menampung sampah dengan kapasitas cukup banyak.

"Semoga pengelolaan sampah di Trenggalek ke depannya bisa lebih ramah lingkungan," katanya.

Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi mengatakan, mesin oksidasi yang dibuat itu memiliki keunggulan. Dengan kapasitas 15 truk sampah untuk pengoperasian sehari semalam, hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk pembakaran pertama, lalu satu jam kemudian diisi dengan sampah, hingga akhir proses, sampah jadi residu berupa abu sebanyak dua arko.

"Panas tungku pembakaran bisa mencapai 1.300 derajat Celsius. Proses pembakaran tidak menggunakan bahan bakar ataupun listrik. Sampah basah atau kering tidak dipilah, kecuali logam atau kaca. Kalaupun terbawa masuk ke tungku tidak masalah namun bisa mengganggu pembakaran," kata dia.

Dengan bejana atau reaktor yang menggunakan sedikit bahan kimia dalam proses pembakaran, dia meyakini tidak menghasilkan emisi gas karbon yang mencemari lingkungan. Atas keberhasilannya, dia sempat memaparkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dibuatnya di Kementerian Desa dan PDT

"Dalam pembakaran memang masih terdapat residu namun perbandingannya sangat kecil dan ini bisa digunakan untuk campuran semen dan semakin keras," paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.