Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Disiplin Siswa, Satpol PP Surakarta Intensifkan Razia Pelajar Bolos Sekolah

📅 Senin, 06 Nov 2023, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Disiplin Siswa, Satpol PP Surakarta Intensifkan Razia Pelajar Bolos Sekolah Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Solo - Tingkatkan disiplin siswa, Satpol PP Kota Surakarta mengintensifkan razia pelajar bolos sekolah menyusul banyaknya kasus tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan di Solo, Jawa Tengah, Minggu, mengatakan akan melakukan pengawasan antara 4-6 kali dalam satu bulan. Ia mengatakan sasaran pengawasan akan difokuskan ke beberapa titik yang biasa digunakan pelajar bolos sekolah.

"Selain itu juga di sejumlah ruang publik di Solo," katanya.

Arif mengatakan selama ini beberapa lokasi yang banyak digunakan nongkrong oleh pelajar saat jam sekolah di antaranya Alun-alun Selatan dan Utara serta kawasan Banyuanyar.

Terkait hal itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan dan bisa melapor ke Satpol PP jika melihat anak sekolah berkeliaran saat jam sekolah.

Sementara itu, pada bulan lalu pihaknya sudah melakukan razia serupa.

Bahkan pada dua hari terakhir bulan Oktober, pihaknya mendapati sebanyak 16 pelajar yang ada di luar sekolah saat jam pelajaran. Selanjutnya, petugas melakukan konfirmasi kepada para pelajar yang bersangkutan.

Dari konfirmasi tersebut, diperoleh hasil ada sebagian yang tidak masuk karena terlambat sekolah dan sebagian lagi sengaja tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Terkait hal itu, pihaknya langsung melakukan upaya pembinaan dengan melibatkan sekolah dan orang tua.

"Mereka juga diminta membuat pernyataan agar tidak mengulang perbuatan tersebut di kemudian hari. Selanjutnya bagi yang kedapatan telah membolos dua kali atau lebih, upaya pembinaan akan dilakukan lebih mendalam dengan melibatkan psikolog dan pihak terkait lainnya," katanya.

Ia mengatakan hal itu dilakukan dalam rangka menegakkan aturan yang tertera dalam Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 4 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.