Ayo Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk Cegah Cacar Monyet

Sabtu, 04 Nov 2023, 00:25 WIB

Jakarta - Wali Kota Jakarta BaratUus Kuswantomeminta warga mematuhi instruksi Suku Dinas Kesehatan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularanpenyakit cacar monyet (monkeypox/ mpox).

????"Ini juga perlu disampaikan kepada warga agar berhati-hati dan apa yang disampaikan dan disosialisasikan oleh jajaran Sudinkes ini dipatuhi dan ditindaklanjuti," kata Uusdi Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Uus mengimbau masyarakat agar tidak resah dengan kehadiran penyakit cacar monyet dengan selalu mengikuti petunjuk dan arahanSudinkes.

Ket. Foto: Petugas kesehatan memasang poster sosialisasi tentang penyakit cacar monyet di majalah dinding di Puskesmas Kedaung, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/11/2023). Kemenkes menyatakan terdapat 27 kasus penderita cacar monyet per Oktober 2023, dan mengimbau masyarakat untuk menjaga perilaku hidup bersih serta menghindari kontak langsung dengan orang atau hewan yang terinfeksi guna mencegah meluasnya penularan penyakit tersebut. — Sumber: ANTARA/Sulthony Hasanuddin

"Itu langsung dilakukan jajaran Dinkes DKI, sudah ditangani langsung. Kemarin juga ibu Kepala Dinas Kesehatan DKI juga sudah menyampaikan di media televisi dan sekarang sedang dilakukan tindak lanjut sehingga warga tidak usah resah. Yang penting apa yang disampaikan jajaran Dinkes diikuti," kata Uus.

Sebelumnya, Pemkot Jakbarmemastikan pasien cacar monyet di daerahnyamenjalani isolasi di rumah sakit untuk diobati untuk mencegah penularan.

"Harus Diisolasi," kata Kepala Sudinkes Jakbar, Erizon Safari di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskanhingga saat inijumlah kasus penyakit itu sudah meningkat jadi delapan atau bertambah dari posisi akhir Oktober.

Mengenai langkah pencegahan, Erizon mendorong masyarakat untuk menerapkan PHBS.

"Cuci tangan dan menghindari kontak dengan orang sakit," kata Erizon.

Sementara itu, kata Erizon, untuk warga yang melakukan kontak langsung dengan pasien diminta ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksinasi.

"Ya kalau untuk orang-orang yang potensial berisiko, yang kontak langsung, dianjurkan untuk vaksinasi," kata Erizon.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.