Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan, Fasilitas Umum dan Taman di Palabuhanratu Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

25 Rabu, 01 Nov 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan, Fasilitas Umum dan Taman di Palabuhanratu Jadi Sasaran Aksi Vandalisme Memalukan, Fasilitas Umum dan Taman di Palabuhanratu Jadi Sasaran Aksi Vandalisme Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Taman Bappeda yang berada di Komplek Perkantor Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jabar kerap menjadi sasaran aksi vandalisme.

Sukabumi - Memalukan, sejumlah fasilitas yang berada di Taman Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi dan beberapa fasilitas umum yang berlokasi di wilayah Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jabar menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Ada beberapa fasilitas yang menjadi sasaran vandalisme seperti WC taman dan dinding yang diduga dilakukan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab," kata petugas kebersihan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi Heriyanto di Sukabumi pada Selasa, (31/10).

Menurut Heryanto coretan di dinding tidak hanya terlihat di Taman Bappeda namun juga ada di sejumlah fasilitas dan taman lainnya yang ada di wilayah Palabuhanratuseperti taman dekat sekolah di sekitar Alun-Alun Palabuhanratu dan beberapa lokasi lainnya.

Dirinya pun kerap membuat laporan ke Disperkim Kabupaten Sukabumi serta ke sekolah yang berada tidak jauh dari taman dan langsung ditindak lanjuti dengan adanya pengecatan baru. Namun sayangnya setelah dibersihkan dan dicat ulang, tidak lama muncul lagi coretan di berbagai fasilitas umum itu.

Seperti contohnya di Taman Bappeda bekas aksi vandalisme tersebut sebenarnya belum lama dibersihkan tetapi sekitar satu pekan coretan ada lagi. Dirinya pun bingung karena aksi vandalisme sulit diawasi.

"Berbagai upaya telah dilakukan Disperkim selain dengan mengintensifkan pengawasan oleh personel jaga taman juga sosialisasi kepada para pengunjung. Tapi mungkin aksi vandalisme ini terjadi saat petugas penjaga taman lengah," tambahnya.

Heryanto mengatakan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas untuk menjaga taman harus diakui masih terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah taman khususnya yang ada di Palabuhanratu seperti Taman Citepus, Tenjoresmi, Lapang Cangehgar, alun-alun, Pasanggrahan, taman Selamat Datang di Bagabagan dan lainnya.

Untuk petugas jaga tanam dalam aturannya bertugas dari pukul 07.00 WIB hingga sore, kemudian diganti petugas bagian jaga malam. Kemungkinan besar aksi vandalisme ini dilakukan saat malam hari di mana petugas tengah lelah atau lengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.