Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lakpesdam PBNU Sebut Lima Isu untuk Tarik Pemilih Muda

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lakpesdam PBNU Sebut Lima Isu untuk Tarik Pemilih Muda Doc: ANTARA/Rina Nur Anggraini
Ket. Tangkapan layar Hasanuddin Ali dalam diskusi publik yang digelar di PBNU, Jakarta, Jumat (27/10).

JAKARTA - Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) Hasanuddin Ali menyebutkan ada lima isu yang dapat menarik perhatian pemilih muda dalam Pemilu 2024.

"Pertama soal pendidikan, bagaimana menyiapkan atau grand strategi pendidikan kita untuk menyambut Indonesia Emas 2045," kata Hasanuddin dalam diskusi publik bertema Pemilih Muda Pada Pemilu 2024 di Jakarta, Jumat (27/10).

Hasanuddin mengemukakan bahwa jumlah anak muda di Indonesia luar biasa besar sehingga butuh akses terhadap pendidikan dan kualitas pendidikan.

Kedua, lanjut dia, terkait dengan isu perubahan iklim. Hal ini menjadi isu yang sebetulnya sangat menjadi perhatian anak-anak muda. "Saya belum lihat kandidat, baik presiden maupun calon anggota DPR RI, yang bicara soal perubahan iklim," ujar Hasanuddin.

Isu ketiga yang menarik perhatian pemilih muda, menurut Hasanuddin, terkait dengan tenaga kerja, termasuk soal lapangan pekerjaan serta kewirausahaan.

Ia menjelaskan bahwa pemilih muda juga tertarik dengan persoalan kesenjangan ekonomi yang makin tinggi.

Topik seputar keagamaan, kata dia, juga menjadi magnet yang mampu menarik minat anak-anak muda. "Jangan dikira anak-anak muda kita ini tidak peduli dengan soal keagamaan, mereka justru sangat perhatian terhadap soal-soal keagamaan ini. Bagaimana anak muda ini mendapatkan literasi keagamaan yang baik," kata Hasanuddin.

Anak-anak muda sekarang, lanjut dia, memperoleh literasi keagamaan melalui media sosial. Padahal, menurut Hasanuddin, informasi yang didapat anak-anak muda terkait dengan keagamaan melalui media sosial belum tentu benar sepenuhnya.

Hasanuddin mengatakan partisipasi pemilih muda dalam Pemilu 2024 menjadi kunci dalam meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi tahun depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.