Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

99,26 Persen Masyarakat Purwakarta Sudah Jadi Peserta JKN

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
99,26 Persen Masyarakat Purwakarta Sudah Jadi Peserta JKN Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Ilustrasi - Petugas melayani warga di loket BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyebutkan 99,26 persen penduduk Purwakarta sudah menjadi peserta program jaminan kesehatan nasional.

"Dari jumlah penduduk Purwakarta sekitar 1 juta jiwa sebanyak 99,26 persennya sudah tercover Jaminan Kesehatan Nasional," kata Sekda Purwakarta, Norman Nugraha, di Purwakarta, Sabtu (28/10).

Ia mengatakan, penduduk yang sudah menjadi peserta program jaminan kesehatan nasional itu, pembayaran preminya tidak semuanya mandiri. Ada juga yang preminya dibayarkan pemerintah pusat dan perusahaan swasta tempat mereka kerja.

Selain itu, ada pula yang biaya preminya dibayarkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni melalui APBD Purwakarta. Itu hanya untuk kepesertaan kepesertaan kelas tiga.

"Setiap tahun, kami mengalokasikan anggaran untuk membantu pembayaran premi warga Purwakarta yang ikut kepesertaan BPJS kesehatan," kata Norman.

Seperti pada tahun ini, Pemkab Purwakarta telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk program jaminan kesehatan nasional. Anggaran tersebut digunakan untuk menjangkau sebanyak 94.970 warga yang kepesertaannya menjadi tanggungan pemerintah daerah.

Disebutkan kalau masyarakat yang preminya dibayarkan oleh pemkab ialah keluarga yang kategorinya kurang mampu.

Menurut dia, mayoritas masyarakat penerima bantuan iuran itu melalui pendanaan APBN. Sedangkan yang ditanggung oleh APBD itu hanya 94.970 warga.

Untuk kriteria masyarakat yang mendapat bantuan pembayaran premi BPJS itu di antaranya bukan pegawai pemerintah, yakni masyarakat biasa.

Sedangkan untuk masyarakat yang diprioritaskan ialah masyarakat yang masuk kategori keluarga kurang mampu dan ibu hamil dari kalangan tak mampu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.