Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Sukabumi Tangani Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Sukabumi Tangani Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Polres Sukabumi Kota perlihatkan para pelaku TPPO yang korbannya merupakan perempuan dewasa maupun anak di bawah umur.

Sukabumi - Tindak tegas, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi, Jawa Barat, sejak 1 Januari sampai dengan Oktober 2023 sudah menangani puluhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Ada total 34 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kami tangani hingga saat ini," kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP2KBP3A Ineu Nuraen di Sukabumi, Kamis.

Menurut Ineu, dari 34 kasus tersebut 22 kasus di antaranya berkaitan dengan kekerasan terhadap anak seperti perundungan, penganiayaan hingga pelecehan seksual. Biasanya pada kasus ini pelaku merupakan orang yang dikenal korban baik keluar, rekan, tetangga dan lainnya.

Sementara untuk kekerasan terhadap perempuan yang ditangani pihaknya seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Untuk penanganan hukum pihaknya bekerjasama dengan Polres Sukabumi Kota.

Dalam penanganan kasus kekerasan tersebut pihaknya fokus memberikan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikis korban agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.

Pendampingan yang dilakukan pihaknya untuk memulihkan psikologis mereka bekerjasama dengan psikolog. Kemudian tujuan dari pendampingan ini agar mereka berani mengungkapkan siapa pelaku dan untuk mencegah terjadinya kembali kasus serupa terhadap korban.

Selain pendampingan, pihaknya juga melakukan berbagai upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan khususnya anak, seperti melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah, memberikan edukasi kepada pendidik, orang tua atau lingkungan sekitar dan kampanye anti perundungan.

Kemudian DP2KBP3A pada 23 Oktober telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang tugasnya memantau serta menangani kasus kekerasan di lingkungan sekolah .

Anggota TPPK tersebut merupakan tenaga pendidik yang direkrut dari 60 SD dan telah diberikan pelatihan mengenai penanganan kasus tindak kekerasan.

Ia mengajak seluruh masyarakat jika mengetahui terjadi tindak kekerasan terhadap anak maupun perempuan untuk segera melapor kepada dinas melalui nomor telepon 081111177545.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.