Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA: Hari Ibu Pengakuan Perempuan Penggerak Pembangunan

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 12:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri PPPA: Hari Ibu Pengakuan Perempuan Penggerak Pembangunan Doc: ANTARA/Kemen PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga (tengah) saat berkeliling memantau aktivitas perbelanjaan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (26/10)

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, mengatakan peringatan Hari Ibu ke-95 pada tahun ini mengusung tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat memberikan pengakuan pentingnya perempuan sebagai penggerak pembangunan.

"Hari Ibu bagi bangsa Indonesia berbeda dengan Hari Ibu di belahan dunia lainnya, karena di negara kita, Hari Ibu identik dengan tonggak pergerakan perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif memajukan bangsa dan negara," kata Menteri Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Kamis (26/10).

Menurut Bintang Puspayoga, pentingnya peranan perempuan sebagai salah satu aktor kunci dalam berbagai sektor pembangunan, salah satunya melalui sektor ekonomi dimana perempuan banyak yang menggeluti dan berprofesi sebagai pedagang.

Untuk mendorong geliat ekonomi dan meningkatkan omset penjualan di tengah persaingan ketat antara para pedagang konvensional dan modern, KemenPPPA menggelar turnamen tenis meja perempuan di Pasar Tanah Abang dengan mengusung tema Perempuan Peduli Pedagang.

Penyelenggaraan turnamen ini berkolaborasi dengan Ikatan Pimpinan Tinggi (PIMTI) Perempuan Indonesia, Bank Mandiri, dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya, dan didukung organisasi perempuan serta dunia usaha.

Turnamen tersebut memperebutkan total hadiah hingga 10 juta rupiah dalam bentuk voucher belanja di Pasar Tanah Abang.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang di Pasar Tanah Abang yang terdampak perubahan pola belanja konsumen sejak pandemi Covid-19. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.