Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JP Morgan Sebut Sektor Keuangan dan Konsumer Bakal 'Outperform' pada 2024

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 19:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
JP Morgan Sebut Sektor Keuangan dan Konsumer Bakal 'Outperform' pada 2024 Doc: ANTARA/Putri Hanifa
Ket. Direktur Eksekutif dan Kepala J.P. Morgan Indonesia Henry Wibowo dalam acara 'Go Public Talkshow' di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Jumat.

Jakarta - Direktur Eksekutif dan Kepala JP Morgan Indonesia Henry Wibowo mengatakan keuangan dan konsumer akan menjadi sektor yang outperform pada 2024 yang merupakan tahun politik di Tanah Air.

Outperform adalah istilah pada saham yang diperkirakan kenaikannya bisa melebihi rata-rata pasar.

"Kita masih suka sektor perbankan, kita suka sektor konsumer. Saya rasa dua sektor ini akan tetap out??????perform tahun depan," kata Henry di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Jumat.
??????
Menurut Henry, hal tersebut dipengaruhi oleh perputaran uang menjelang pemilu yang diprediksi meningkat.

"Menjelang pemilu terjadi peningkatan dalam perputaran uang yang berpotensi untuk mendorong pertumbuhan di sektor konsumer. Dengan meningkatnya kepercayaan domestik, konsumsi dalam negeri pun cenderung meningkat," ujar Henry.

Sehingga menurutnya, ketertarikan terhadap sektor perbankan dan konsumer pun masih kuat.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyebut Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) akan selalu ada pada setiap tahunnya, termasuk saat tahun politik yang biasanya didominasi oleh sektor yang sedang diminati oleh para pelaku pasar.

Oleh karena itu, memahami fundamental ekonomi menjadi penting dalam menilai kelayakan IPO.

"Saya rasa IPO akan selalu ada ya tergantung sektornya aja apa yang bagus, apa yang sedang diminati oleh investor. Kalau kita lihat biasanya balik lagi ke fundamental sih. Saya rasa IPO di Indonesia setiap tahun sudah pasti ada," ungkap Henry.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat sebelas sektor perusahaan, diantaranya adalah sektor barang konsumen primer, sektor barang konsumen non primer, sektor industri, sektor energi, dan sektor transportasi & logistik.

Kemudian, terdapat pula sektor kesehatan, sektor infrastruktur, sektor properti, sektor barang baku, sektor teknologi, dan sektor keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.