Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Kelaparan, Menko PMK Ingatkan Distrik Dua Provinsi di Papua Rawan Kelangkaan Pangan

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Kelaparan, Menko PMK Ingatkan Distrik Dua Provinsi di Papua Rawan Kelangkaan Pangan Doc: ANTARA/HO-Kemenko PMK
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Jakarta - Waspadai kelaparan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut mayoritas distrik di dua provinsi di Papua rawan terjadi kelangkaan pangan.

"Ya hampir semua distrik yang ada di dua provinsi, yaitu Provinsi (Papua) Pegunungan dan Provinsi Papua Tengah, itu semua punya potensi terjadi kelangkaan bahan pangan," ujar Muhadjir Effendi di Jakarta, Rabu.

Untuk Provinsi Papua Pegunungan terdiri dari delapan kabupaten dan 252 distrik. Sementara Provinsi Papua Tengah terdiri dari delapan kabupaten dan 130 distrik.

Dari seluruh distrik yang ada di dua provinsi tersebut, kata Muhadjir, hampir 70 persenberpotensi mengalami kelangkaan pangan.

Untuk dua kasus yang terjadi di Kabupaten Puncak dan Kabupaten Yakuhimo, diakibatkan cuaca ekstrem embun salju. Salju tersebut membuat umbi-umbian yang menjadi makanan pokok masyarakat setempat membusuk dan akibatnya gagal panen.

"Kalau sudah musim salju, kemudian turun menjadi embun-embun salju itu yang membuat berbagai macam makanan pokok mereka berupa umbi-umbian dan sayur itu busuk," kata Muhadjir.

Untuk mengantisipasi kelangkaan pangan jangka menengah, pemerintah akan membangun lumbung-lumbung pangan di distrik yang menjadi prioritas penanganan.

Khusus untuk distrik yang telah memiliki landasan udara akan dibangun gudang pangan yang besar. Dengan demikian, apabila terjadi kelangkaan di suatu wilayah atau distrik bisa secepatnya dikirim.

"Nanti untuk distrik-distrik yang tidak (ada bandara) kita bangun yang kecil sehingga supply bahan pangan kalo dalam keadaan mendesak seperti ini dilakukan secara cepat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.