Ganjar-Mahfud Usung Program Berbasis Pembangunan SDM Unggul
Kamis, 26 Okt 2023, 01:55 WIBJAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo dan Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Mahfud MD mengusung visi "Menuju Indonesia Unggul: Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari".
Turunan dari visi tersebut program utama delapan gerak cepat berbasis pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. "Ganjar dan Mahfud program utamanya adalah delapan Gerak Cepat berbasis pembangunan SDM yang unggul, mempercepat pembangunan sistem digital nasional, dan mempercepat peran Indonesia di global untuk mewujudkan tatanan dunia baru," kata Jubir Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Reinhard dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/10).
Ganjar-Mahfud bertekad melahirkan SDM antara lain melalui pendidikan. Pasangan ini menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti tetap diimplementasikan untuk menanamkan integritas masyarakat sejak dini.
"Ganjar sudah implementasikan selama dua periode memimpin Provinsi Jawa Tengah. Dengan memberikan program yang revolusioner di bidang pendidikan seperti membuat kebijakan sekolah gratis dan sekolah virtual. Pendidikan dengan cara ini dianggap efektif untuk dijadikan sebagai investasi menciptakan SDM unggul," ujar Reinhard.
Sedangkan makna dari "Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari" adalah mendorong pemanfaatan secara maksimal kekayaan maritim untuk pembangunan nasional. Indonesia memiliki potensi ekonomi maritim yang sangat besar karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan dan perairan.
Potensi ini mencakup berbagai sektor ekonomi yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut, perdagangan, pariwisata bahari, dan industri kelautan. "Ganjar dan Mahfud akan prioritaskan program ekonomi hijau yaitu transisi energi, ekonomi biru berbasis maritim dan digital," ujar Reinhard.
Suara di Jateng
Adapun Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa partainya bersama partai koalisi akan menjaga suara Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah (Jateng). "Kita jaga suara yang ada di Jawa Tengah, kita lihat nanti," kata Puan usai menghadiri rapat partai pengusung dan pendukung Ganjar-Mahfud di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan semua pihak sudah memiliki strategi masing-masing untuk meraih kemenangan di Pilpres 2024.
Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menilai tingginya elektabilitas Ganjar-Mahfud MD itu disebabkan adanya hubungan sejarah yang erat antara PDIP dengan warga Nahdliyin atau kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
"Saat itu, PNI tidak kaget ada NU, begitu pula NU tidak kaget ada PNI. Sekarang pun, PDIP senang dan apresiasi keberadaan NU, NU pun begitu apresiasi adanya PDIP," ujar Gus Falah di Jakarta, Rabu.
Gus Falah menyebutkan bahwa hubungan sejarah antara kalangan nasionalis-religius sudah terjalin sejak lama, sebelum Indonesia merdeka.
Selain itu, di tingkat masyarakat, hubungan baik PDIP-NU terlihat dalam berbagai kesempatan.
Ia menilai basis utama PDIP dan NU bertemu hingga di tingkat desa, dusun dan perkampungan sehingga hubungannya semakin menguat.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara, Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.