Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Cegah Dampak Meluas Jebolnya Selokan Mataram

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Cegah Dampak Meluas Jebolnya Selokan Mataram Doc: Antara/ Victorianus Sat Pranyoto
Ket. Dokumentasi- Aliran Selokan Mataram di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman.

Yogyakarta - PT Jasamarga Joga Bawen (JJB) melakukan penanganan cepat untuk mencegah meluasnya dampak jebolnya lantai dan dinding Selokan Mataram yang berlokasi di Pekerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo pada Minggu (22/10).

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen A.J. Dwi Winarsa melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecoran dinding serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak sosial yang terjadi.

"Kami juga telah melakukan beberapa langkah penanggulangan secara cepat, di antaranya yaitu 'dewatering' dan sodetan air, penanganan kerusakan, serta penanganan dampak sosial," kata dia.

Dia mengatakan PT JJB melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) mengindikasi terdapat retakan di dasar saluran yang tidak terdeteksi yang menyebabkan kebocoran tanggul saluran.

Menurut Dwi Winarsa, kejadian tersebut berdampak pada aliran air yang membanjiri lahan, kolam peternakan ikan hingga masuk ke salah satu rumah warga.

Kondisi tersebut, menurut dia, telah ditindaklanjuti dengan perbaikan konstruksi proyek jalan tol di daerah tersebut dan area terdampak.

"Pemasangan pagar proyek juga telah dilakukan untuk mengamankan area terdampak serta dilengkapi dengan penerangan serta aksesnya," kata dia.

PT JJB memastikan perencanaan teknik dan pelaksanaan konstruksi telah dilakukan sesuai standar yang ditetapkan dan akan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh konstruksi dengan memberikan respon cepat dan melakukan langkah penanggulangan.

Dwi juga memastikan bahwa PT JJB berkomitmen mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.