Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKJ Beri Ruang Musik Tradisi Lewat International Ethnic Music Festival

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 23:13 WIB | Oleh:
DKJ Beri Ruang Musik Tradisi Lewat International Ethnic Music Festival Doc: antara

Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) secara konsisten memberikan ruang yang lebih besar dan meluas bagi musik tradisi agar dapat dikenal khalayak luas sekaligus dapat terus bertahan serta mengisi relung-relung dalam konteks masyarakat urban lewat perhelatan International Ethnic Music Festival (IEMF) 2023.

IEMF 2023 digelar selama tiga hari pada 25-27 Oktober 2023 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta dengan menyuguhkan pertunjukan musik dari empat kelompok musik yaitu HORJABIUS, INO Ensemble, Morale Chinese Orchestra, dan Talawengkar. HORJABIUS adalah kelompok musik yang menerapkan etnik dan puisi Batak yang terancam punah, sedangkan Indonesian National Orchestra INO merupakan wadah musikal instrumental khas Indonesia.

Dua penampil lain adalah Morale Chinese Orchestra yang konsisten melestarikan musik China dengan instrumen tradisi dalam bentuk musik kontemporer dan Talawengkar yang merupakan grup musik yang beranggotakan para perajin genteng di Jatiwangi.

Selain pertunjukan, Komite Musik DKJ juga menggelar serangkaian agenda guna terciptanya distribusi pengetahuan dalam Masterclass dan Diskusi Karya bersama penampil.

"Program ini tidak hanya berfokus pada pelestarian musik tradisi, melainkan juga mengembangkan dan menciptakan kemungkinan baru dalam perkembangan musik tradisi," ungkap Ketua Komite Musik Arham Aryadi dalam sesi jumpa media di Jakarta, Rabu.

Arham mengatakan bahwa program tersebut bertujuan tidak hanya untuk melestarikan musik tradisional, namun juga untuk mengembangkannya ke arah baru melalui serangkaian pertunjukan, lokakarya, dan diskusi.

"Dari situ kemudian terbentuk dialog baru antara pemusik tradisional, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri untuk memahami bahwa musik tradisional tetap relevan dan berkembang sejalan dengan perubahan zaman," jelas dia.

IEMF 2023 merupakan tindakan nyata dalam memberikan ruang apresiasi terhadap musik tradisi yang tidak sekadar serangkaian bunyi-bunyian, namun menandai kehidupan dan perkembangan suatu komunitas masyarakat.

Musik tradisi tidak hanya kegiatan artistik, melainkan sebuah pemaknaan yang tumbuh dalam kultur masyarakat. Selama ini peran, makna, dan fungsi musik tradisi sangat erat dalam kehidupan masyarakat dalam unsur-unsur peribadatan, ritual keseharian, upacara daur hidup, kematian, juga hiburan.

Meski begitu dalam riuhnya musik popular yang semakin luas, musik tradisi semakin terpinggirkan dan kini hanya ditampilkan di lokasi-lokasi tertentu dengan penonton yang terbatas atau kadang hanya menjadi konsumsi internal kultur masyarakat.

"Pertunjukan musik tradisional yang dipilih dengan cermat akan membawa pengalaman mendalam kepada penonton. Acara ini menghadirkan musik tradisional dalam format yang lebih layak sehingga kualitas musik tradisi dari empat kelompok musik dapat dinikmati dengan baik dan pastinya memuaskan seluruh pecinta musik yang hadir," terang Arham.

Pada gelaran IEMF 2023 kali ini empat penampil kelompok musik tradisi akan membawakan karya-karya memukau yang akan memberikan pengalaman berbeda dalam menyaksikan sebuah pertunjukan musik tradisi. Penampilan mereka, Arham melanjutkan, disiapkan dengan sangat matang untuk penikmat musik Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.