Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Izinkan Pemasangan APS Pemilu

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Izinkan Pemasangan APS Pemilu Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) bersama anggota Forkopimda soal aturan alat peraga sosialisasi (APS) pemilu 2024 di Balai Kota Bogor, Senin (23/10).

BOGOR - Aturan pemasangan alat peraga sosialisasi (APS) peserta pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 akhirnya disepakati Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) Kota Bogor. APS mulai dari materi dalam spanduk dan baliho. Forkopimda juga memberi tanda sejumlah titik yang diperbolehkan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, Selasa (24/10), menjelaskan telah disepakati sosialisasi untuk pemasangan APS. Tapi untuk pencantuman visi misi dalam APS hanya diperbolehkan saat masa kampanye.

"Sekarang memasang APS boleh, asal tidak ada visi misi. Jadi, hanya sebatas nama, foto, nomor urut caleg, dan daerah pemilihan. Tidak ada visi misi dan tidak ada ajakan. Itu dibolehkan," ujar Bima.

Forkopimda telah menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemilu bersama KPU, Bawaslu dan Partai Politik (Parpol) di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (23/10). Aturan kedua, kata Bima, APS dilarang dipasang di pusat kota. APS tak boleh dipasang di jalur protokol seperti Sistem Satu Arah, Jalan Jenderal Sudirman dan sebagian Jalan Pajajaran.

Khusus untuk Jalan Pajajaran, berlaku dari arah exit Tol Baranangsiang hingga ke Perumahan Baranangsiang Indah sampai ke simpang McD Lodaya.

"Kawasan tersebut steril, tidak boleh ada alat peraga, kecuali videotron. Baliho dan spanduk tidak boleh. Itu disepakati. Jalur-jalur lain boleh, asal rapi," jelasnya.

Menurut Bima, kesepakatan lain, Pemkot Bogor telah menentukan titik-titik pemasangan APS yang diperbolehkan di 17 lokasi eksisting yang disiapkan khusus untuk kampanye politik. Pemkot Bogor juga memfasilitasi videotron untuk partai memasang APS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.