Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Gunung Papandayan Telah Dilokalisir

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 16:42 WIB | Oleh:
Karhutla Gunung Papandayan Telah Dilokalisir Doc: ANTARA/HO-Kementerian LHK
Ket. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, telah berhasil dilokalisir oleh tim pemadam agar tidak meluas ke areal lain.

"Kami mengirimkan beberapa perlengkapan dan peralatan untuk membantu pemadaman," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Thomas Nifinluri dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Area terbakar masuk pada Blok Tegal Alun kawasan Gunung Papandayan wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut masuk kawasan BBKSDA Jawa Barat.

Kawasan yang terbakar tersebut sering digunakan untuk wisata pendakian dipenuhi rumput, ilalang, dan tanaman jenis paku kering yang membuatnya sangat mudah tersulut api.

Angin yang cukup kencang membuat kobaran api meluas dan menyebabkan kebakaran semakin tak terkendali. Selain itu, sumber air juga cukup jauh membuat kebakaran tidak bisa langsung dipadamkan dengan cepat.

Thomas mengingatkan bahwa kejadian kebakaran hutan dan lahan juga berpotensi terjadi di gunung-gunung lain di Indonesia. Para pendaki harus berhati-hati dengan api dan selalu memperhatikan peringatan maupun informasi cuaca yang diberikan oleh instansi setempat.

"Sebanyak 99 persen kejadian kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh faktor manusia. Ada yang disengaja dan tidak sengaja seperti membuang puntung rokok, membuat api unggun yang tidak dijaga, dan faktor-faktor lain," ujarnya.

"Kondisi kering dan angin saat musim kemarau jika dipicu dengan api yang tidak terjaga akan sangat berpotensi menjadi karhutla," imbuh Thomas.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mencatat luas lahan yang terbakar mencapai 100 hektare.

Kepala BBKSDA Jawa Barat Irawan Asaad mengatakan tiga hal yang menjadi kendala pemadaman, yaitu vegetasi kering, angin, serta lokasi yang sulit dijangkau.

Vegetasi kering memang mudah tersulut api sehingga kebakaran mudah meluas. Di sisi lain, angin kencang tak hanya memudahkan api menjalar, tapi juga membuat api terus menyala sehingga kebakaran makin sulit untuk dipadamkan.

Akses ke lokasi kebakaran tergolong sulit. Area yang berbukit dan terjal membatasi gerak tim pemadam sehingga mereka kesulitan mengatasi kebakaran secara maksimal.

"Tim pemadam masih bisa naik motor sampai dengan Pos VII Papandayan, namun harus melanjutkan jalan kaki selama satu jam untuk menuju titik api. Lokasi itu menyulitkan mobilisasi pasukan dan peralatan pemadam," kata Irawan.

Kebakaran hutan dan lahan tersebut memaksa pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan untuk membatasi akses wisata menuju kawasan wisata Gunung Papandayan. Pembatasan pengunjung hanya sampai Pos III Gunung Papandayan untuk memudahkan proses pemadaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.