Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Balai Karantina Ternate Amankan Puluhan Burung Nuri Diselundupkan

📅 Senin, 23 Okt 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Balai Karantina Ternate Amankan Puluhan Burung Nuri Diselundupkan Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Balai Karantina amankan penyulundupan puluhan burung Nuri dilindungi, Minggu (22/10/2023).

Ternate - Mengagetkan, Balai Karantina Ternate, Maluku Utara (Malut) melalui Wilayah Kerja Sanana mengamankan puluhan burung nuri dilindungi, yakni sebanyak 16 ekor nuri kasturi jenis lorius garrulus dan 10 ekor nuri merah jenis eos borneayang diduga akan diselundupkan ke Sulawesi Tengah.

"Puluhan burung ini kami temukan saat dilakukan pengawasan kapal. Ketika kami melakukan pengecekan di dalam kapal terdengar suara kicauan burung sahut-sahutan. Setelah kami telusuri, terdapat burung nuri yang tidak diketahui siapa pemiliknya dalam KM Aqua Star asal Pulau Obi yang hendak dilalulintaskan ke Banggai, Sulawesi Tengah," kata Penanggung Jawab Wilayah Kerja Sanana, Balai Karantina Ternate, Arief di Ternate, Minggu.

Nuri kasturi dan nuri merah merupakan jenis satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Puluhan burung dilindungi tersebut kemudian dilakukan penahanan oleh Balai Karantina Ternate untuk dilakukan pemeriksaan dan setelah dinyatakan sehat kemudian diserahterimakan ke BKSDA Resort Sanana untuk direhabilitasi.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ternate, Tasrif saat dihubungi secara terpisah menjelaskan, pihaknya intensif menjaga satwa dilindungi dari tindakan penyelundupan merupakan salah satu tugas yang di emban oleh Karantina berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019.

Dia menyebut, Balai Karantina Ternate terus bersinergi bersama BKSDA sehingga dapat lebih optimal mencegah pengeluaran maupun pemasukan tumbuhan dan satwa liar/langka secara ilegal.

Menurut Tasrif, sebelumnya Balai Karantina Ternate berhasil mengamankan satu ekor burung nuri kepala hitam (lorius loris) yang termasuk satwa dilindungi ditemukan petugas di kapal KM Labobar asal Sorong tujuan Ternate.

"Sebelumnya kami tahan dan amankan burung ini dan telah kami lakukan tindakan karantina, tidak ditemukan hama penyakit. Serah terima ini kita lakukan untuk dapat ditindaklanjuti oleh BKSDA sehingga dapat dilepasliarkan ke habitat asalnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.