Pertamina-Petronas Resmi Gantikan Shell di Blok Masela
Kamis, 19 Okt 2023, 08:38 WIBJAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Masela (PHE Masela) bermitra dengan Petronas Masela Sdn. Bhd. (PETRONAS Masela) telah menyelesaikan proses akuisisi 35 persen participating interest (PI) milik Shell Upstream Overseas Services (I) Limited di Blok Masela, Maluku. Karenanya, PHE Masela telah secara resmi mengelola 20 persen PI dan PETRONAS Masela 15 persen PI di Blok Masela.
Perjanjian jual beli ditandatangani pada 25 Juli 2023, sementara persetujuan Menteri ESDM atas pengalihan PI diperoleh pada 4 Oktober 2023. Lapangan Abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400-800 meter.
Kontrak PSC Masela yang berlaku hingga 2055 berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa. Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35,000 barel per hari.
Konsep pengembangan lapangan green field (lapangan migas baru) yang memiliki kompleksitas tinggi dan risiko besar mencakup pengeboran deepwater, fasilitas subsea, Floating Production Storage and Offloading (FPSO), dan onshore LNG plant akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PHE serta mitra-mitranya untuk merealisasikannya. Selain itu, pengembangan lapangan itu juga berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.
Transisi Energi
Blok Masela juga direncanakan akan menghasilkan clean LNG melalui penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung sustainability pada era transisi energi.
"Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG's) seperti proyek pengembangan Lapangan Abadi yang akan menerapkan CCS," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.
PHE memiliki pengalaman dalam kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas laut dalam yang relevan untuk pengembangan Blok Masela. Selain itu, PHE juga memiliki pengalaman yang terbukti dalam pengembangan dan pengoperasian Kilang LNG dan pemasaran LNG domestik dan internasional.
"PHE Masela dan Petronas Masela akan bekerja sama dengan INPEX selaku operator Blok Masela untuk mempercepat pengembangan Lapangan Abadi sesuai aspirasi Pemerintah," ungkap Direktur Utama PHE, Wiko Migantoro.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Kopi Bengkulu Go Global, Ekspor Perdana ke Italia Capai 19,2 Ton
-
Iran Berencana Umumkan 'Zona Eksklusi' Baru di Dekat Selat Hormuz
-
Pemerintah Mulai Kaji Insentif Kendaraan Listrik Berbasis TKDN
-
Sekolah di Samasuru Terancam Terdampak Polemik? Ini Sikap Tegas Pemprov Maluku
-
Lenovo Idea Tab Plus, Tablet Ringkas untuk Kerja dan Belajar Mobile
-
DLH Palangka Raya Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
-
Jakarta Selatan Career Fest Bazaar 2026 Digelar, Legislator Minta Transparan Soal Hasil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.