Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gang Royal yang Dikenal sebagai Tempat Prostitusi Akan Diubah Jadi Taman

📅 Kamis, 19 Okt 2023, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gang Royal yang Dikenal sebagai Tempat Prostitusi Akan Diubah Jadi Taman Doc: antarafoto
Ket. Penggusuran Gang Royal yang berada di wilayah Pekojan dan Penjaringan.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengubah Gang Royal yang lokasinya berada di dua wilayah, yakni Pekojan (Jakarta Barat) dan Penjaringan (Jakarta Utara) dari tempat prostitusi menjadi taman agar lahan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan tertata rapi.

"Setelah ditertibkan, kemarin saya minta kepada Pak Wali Kota Jakarta Utara dan Jakarta Barat, untuk PJKA (PT Kereta Api Indonesia/PT KAI) segera membersihkan itu dengan menanam pohon," kata Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/10).

Dia meminta PT KAI agar menjaga taman tersebut. "Di pinggir (rel) kereta kan bisa ditanam pohon yang tidak terlalu besar. Jadi taman, tolong PJKA harus menjaga ini," katanya.

Heru mengatakan, Gang Royal ini merupakan lahan milik PT KAI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berperan dalam membantu melakukan penertiban berdasarkan puluhan pengaduan warga sekitar.

"Tentunya minta bantuan RT, RW untuk bantu mengawasi lokasi itu. Jadi Pak RT, RW, camat dan lurah bersama pemilik lahan bisa mempercantik apa yang bisa dilakukan," ujar Heru.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto meninjau Gang Royal yang lokasinya berada di dua wilayah, yakni Pekojan (Jakarta Barat) dan Penjaringan (Jakarta Utara) setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran tempat prostitusi di lokasi tersebut.

Uus mengatakan, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut pembongkaran bangunan tempat prostitusi yang melibatkan ratusan petugas gabungan pada Senin (16/10).

"Ini sebagai tindak lanjut penertiban yang dilaksanakan di Jakarta Utara dan di Jakarta Barat yang kita lakukan bersama agar permasalahan yang menjadi penyakit sosial di masyarakat di sekitar kawasan Gang Royal bisa selesai," kata Uus saat ditemui wartawan di Gang Royal, Jakarta, Selasa (17/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.