Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas-dinas Diminta Salurkan Air Bersih

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 05:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas-dinas Diminta Salurkan Air Bersih Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. BPBD salurkan bantuan air bersih untuk warga di Tangsel Seorang petugas mengisi air bersih ke wadah milik warga yang terdampak kekeringan di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (11/10). BPBD Tangerang Selatan menyatakan permintaan air bersih dari warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau di daerah tersebut meningkat sebanyak 27 titik yang tersebar di sembilan kelurahan dengan jumlah 1.677 keluarga.

TANGERANG - Dinas-dinas diminta menyalurkan air bersih kepada masyarakat Tangerang yang mengalami kekeringan. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, Senin (16/10), mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih wujud kehadiran negara di tengah kondisi kesulitan masyarakat.

"Distribusi air bersih sesuai dengan kebutuhan masyarakat karena musim kemarau masih panjang. Bantuan air tidak boleh berhenti selagi masyarakat masih memerlukan," katanya. Maesyal menyebutkan, distribusi air bersih di beberapa tempat yang kekeringan dilakukan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (DPPP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja, dan seluruh organisasi perangkat daerah.

Dia juga memerintahkan pendamping di kecamatan-kecamatan terdampak bencana agar bisa membantu penanganan kekeringan secara lebih optimal. "Saya minta dinas terkait segera menindaklanjuti pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang kesulitan air bersih," ujar Maesyal.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Tangerang mencatat bencana kekeringan akibat dampak kemarau panjang, terus meluas hingga menyebar ke 16 kecamatan. Kepala BPBD, Ujat Sudrajat, menyebutkan wilayah yang terdampak krisis air bersih tersebut adalah Kecamatan Tigaraksa, Curug, Legok, Kronjo, Pakuhaji, Kresek, dan Kemeri. Kemudian, kecamatan Mauk, Kosambi, Panongan, Rajeg, Mauk, Gunung Kaler, Mekar Baru, Sindang Jaya, dan Sepatan.

"Berdasarkan data kekeringan atau krisis air bersih mencapai 16 kecamatan," katanya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.