Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemuda Ini Dilatih Mengolah Sampah Menjadi Pupuk

📅 Senin, 16 Okt 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Pemuda Ini Dilatih Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Doc: ANTARA/Agustina Estevani Janggo
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika Jefri Deda menanam pohon.

Timika - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melakukan pembinaan mengolah sampah bagi 25 pemuda Kampung Iwaka pada daerah setempat.

Kepala DLH Mimika Jefri Deda di Timika, Minggu, mengatakan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 36 Tahun 2018, bahwa ada dua hal yang harus dilakukan yakni pengolahan sampah secara mandiri dan pembatasan sampah plastik.

"Dengan demikian, maka DLH Mimika melakukan pembinaan kepada 25 orang pemuda Kampung Iwaka untuk dapat mengolah sampah organik secara mandiri menjadi pupuk," katanya.

Menurut Jefri, harus ada regulasi khusus dari pemerintah terkait pembatasan sampah plastik agar menjadi lingkungan terbebas dari pencemaran lingkungan.

"Sebagai contoh kita bisa melihat pada daerah lain yang menetapkan aturan pembatasan sampah plastik di toko-toko dengan membawa Noken saat berbelanja," ujarnya.

Dia menjelaskan pada 2023 ini DLH Mimika mendapat bantuan dana otonomi khusus (otsus) dan melatih 25 pemuda orang asli Papua mengolah sampah organik.

"Saat ini pelatihan dan pembinaan bagi 25 pemuda ini sedang berjalan dengan metode manual menyimpan sampah organik dalam waktu lama setelah itu diolah menjadi pupuk kompos," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya akan mengusulkan kepada Bupati Mimika untuk pengadaan mesin komposterpengolahan sisa limbah makanan guna memaksimalkan pengelolaan sampah organik.

"Jika kita punya mesin komposter sendiri, ini akan lebih efektif dari segi waktu maupun jumlah sampah organik yang diolah menjadi pupuk," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.