Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tetap Waspada, Pakar Minta Masyarakat Jangan Anggap Enteng Virus Meski Covid-19 Reda

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tetap Waspada, Pakar Minta Masyarakat Jangan Anggap Enteng Virus Meski Covid-19 Reda Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Pakar infeksi dan penyakit tropis anak RS Dr. Cipto Mangunkusumo Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.TropPaed dalam acara Hari Cuci Tangan Sedunia bersama Lifebuoy di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).

Jakarta - Tetap waspada, pakar infeksi dan penyakit tropis anak RS Dr. Cipto MangunkusumoProf. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.TropPaed meminta masyarakat tidak lalai menjaga kebersihan dan tidak menganggap enteng ancaman virus meskipun Covid-19 telah reda.

"Covid-19 terkendali karena cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, vaksin, virus lain ngga ada tempat, tapi kuman lain muncul lagi karena kewaspadaan juga menurun, lalai, dan menganggap enteng," kata Prof. Hinky di Jakarta, Sabtu, berkaitan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia yang diperingati setiap 15 Oktober.

Ia mengatakan setelah Covid-19 reda, memang tren penyakit kini bergeser dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.

Di sisi lain, masyarakat juga menjadi cenderung mengabaikan kebersihan diri sehingga muncul kembali berbagai penyakit saluran cerna seperti muntah, diare, dan juga yang masuk melalui saluran pernapasan seperti demam, pilek, serta sesak napas yang sulit sembuh.

Prof Hinky menegaskan kembali bahwa masyarakat jangan lengah karena virus bisa kapan saja menyerang. Upaya-upaya menjaga kesehatan seperti yang dilakukan ketika pandemi harus tetap dijaga.

"Upayanya nggak berbeda yang pernah dilakukan masa Covid-19, jadi cuci tangan, pakai masker, jaga sirkulasi udara baik, jaga jarak, hindari kerumunan dan vaksinasi, jadi tetap siaga, karena kuman siap terus menyerang," katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan mencuci tangan merupakan cara paling mudah dan cepat sebagai upaya mengurangi risiko terinfeksi.

Selain juga upaya melakukan vaksinasi, pemenuhan gizi, olahraga, istirahat, perilaku bersih, dan sehat harus menjadi kebiasaan hidup agar bisa menjadi benteng terhadap kuman dan bibit penyakit.

"Pakai sabun, air bersih mengalir mengurangi risiko transmisi, kuman di tangan hilang secara instan," kata Hinky.

Hinky mengatakan cuci tangan harus rutin dilakukan setiap kali memiliki risiko tercemar. Cuci tangan yang dilakukan dengan langkah-langkah yang baik bisa membersihkan seluruh tangan.

Selain itu, kebiasaan memakai masker juga masih perlu diterapkan untuk menghindari kontaminasi virus dan kuman yang menyerang saluran pernapasan.

Selain daya tahan tubuh yang menurun, penularan penyakit juga disebabkan karena lingkungan sehingga kurangi aktivitas di luar jika kondisi cuaca dan polusi sudah di ambang batas.

"Di ruangan tertutup pakai penyaring udara supaya disaring itu yang paling optimal yang bisa kita lakuin. Pakai masker bukan buat Covid-19 saja tapi buat virus rhino, adeno, influenza, parainfluenza," demikianHinkymenerangkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.