Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPI Aceh Upayakan Peringatan Dini Bencana lewat Televisi

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPI Aceh Upayakan Peringatan Dini Bencana lewat Televisi Doc: antara
Ket. Ilustrasi - KPID Aceh mengupayakan penyiaran peringatan dini bencana melalui televisi dalam fitur Early Warning Sistem (EWS)- Set Top Box (STB).

BANDA ACEH - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Aceh sedang mengupayakan adanya penyiaran peringatan dini terhadap bencana melalui televisi dalam fitur Early Warning Sistem (EWS)- Set Top Box (STB) .

"Kita telah melaksanakan rapat koordinasi perihal EWS-STB dalam rangka melakukan ujicoba peringatan dini bencana melalui televisi," kata Ketua KPI Aceh Faisal Ilyas, di Banda Aceh, Jumat (13/10).

Rapat koordinasi perihal itu melibatkan Diskominsa Aceh, sekolah, stakeholder kebencanaan terkait serta pimpinan perusahaan televisi di Aceh, di Banda Aceh.

Faisal menyampaikan, tujuan pertemuan tersebut bagian dari uji coba penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami di Banda Aceh melalui fitur EWS dalam TV Digital, serta mencoba sistem guna melengkapi berbagai sarana komunikasi peringatan dini yang sudah ada.

"Hasilnya, pada tanggal 26 Oktober 2023 kita lakukan uji coba yang melibatkan sekolah, warga sekitar dan instansi terkait di Banda Aceh," ujarnya.

Fitur ini, kata Faisal, menjadi bentuk persiapan masyarakat dalam menghadapi bencana, sekaligus dukungan terhadap implementasi dan upaya mempercepat realisasi siaran TV digital di Indonesia.

Sehingga, masyarakat bisa siaga atau bersiap untuk menghindari bahaya bencana dan bisa menyelamatkan diri. Akhirnya diharapkan korban jiwa dari sebuah musibah bencana dapat diminimalisir.

Menurut Faisal, salah satu keunggulan TV Digital adalah tersedianya EWS yang memberikan informasi dini pada pesawat televisi di rumah tentang adanya bencana.

"Evakuasi mandiri penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami di Banda Aceh melalui Fitur EWS-TV digital bagian dari uji coba sistem dan melatih melengkapi beragam sarana komunikasi peringatan dini yang sudah ada," katanya.

Faisal menambahkan, kegiatan tersebut nantinya bersifat kolaboratif yang melibatkan Direktorat Pitalebar Kominfo, KPI Pusat, KPI Aceh, Transmedia, Pemegang Mux di Aceh (TVRI Aceh, MNC, TransMedia, Metro TV, Emtek Grup, VIva), Ormas, serta instansi terkait Pemerintah Aceh.

Selain dari KPI Aceh, lanjut Faisal, rapat koordinasi itu juga menghadirkan perwakilan Direktorat Pengembangan Pitalebar Kominfo RI Agung S Utomo. Diharapkan, kegiatan uji coba EWS siaran digital ini adalah bagian dari peraturan Kominfo yang segera disahkan dalam waktu dekat.

"Dalam ulasannya, Kominfo juga mengharapkan uji coba ini menjadi bagian dari membangun kesiapsiagaan bencana masyarakat melalui fitur teknologi," demikian Faisal Ilyas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.