Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentingnya Membangun Fambiz yang Agile di Sektor Agribisnis

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 14:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pentingnya Membangun Fambiz yang Agile di Sektor Agribisnis Doc: Istimewa.
Ket. Talkshow sebagai bagian dari Road to ICFBE 2023 yang digelar di Fabrication Laboratory (Fablab) Jababeka, gedung President University Convention Center (PUCC), Kota Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, kemarin.

JAKARTA - Agribisnis berperan sangat strategis dalam kehidupan suatu negara dan tatanan bisnis global. Ini karena akar sejarah agribisnis yang dalam dan kontribusinya yang signifikan pada kehidupan masyarakat dunia.

Misalnya, industri agribisnis memainkan peran sangat penting dalam produksi dan rantai pasok pangan global, termasuk menjamin ketahanan dan ketersediaan pangan dunia.

Meskipun perannya sangat strategis, masih banyak industri agribisnis di berbagai belahan dunia yang dikelola oleh perusahaan keluarga, dan menjadi bagian dari bisnis keluarga atau family business (fambiz). Dalam perjalanannya perusahaan agribisnis tersebut terus menghadapi banyak tantangan sebagai akibat dari berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal maupun internal.

Dari sisi eksternal, pasar komoditi agribisnis dunia belakangan menjadi sangat berfluktuasi akibat berbagai faktor. Di antaranya, terjadinya perubahan iklim (pemanasan global) dan geopolitik dunia, seperti perang Rusia vs Ukraina.

Sementara, dari sisi internal juga ada masalah yang terkait dengan perencanaan suksesi, rendahnya minat anak-anak muda untuk terjun ke industri agribisnis, masalah diversifikasi bisnis hingga isu-isu yang terkait dengan keberlanjutan.

Karenanya, membangun fambiz yang agile terhadap berbagai perubahan menjadi sangat penting. Apalagi sekarang ini perubahan terjadi dengan sangat cepat, terutama dipicu oleh perkembangan teknologi, termasuk teknologi digital.

Lompatan Penting Materi itulah yang dibahas dalam ajang Road to ICFBE 2023 yang digelar di Fabrication Laboratory (Fablab) Jababeka, gedung President University Convention Center (PUCC), Kota Jababeka, Cikarang Jawa Barat, kemarin.

Road to ICFBE 2023 adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Fakultas Bisnis, President University (Presuniv), untuk menyongsong penyelenggaraan konferensi internasional tersebut yang akan dilakukan pada 30 November hingga 1 Desember 2023. Untuk tahun 2023, ICFBE mengusung tema Moving Forward, Moving Upward: Resilience and Innovation for Family Business and SMEs.

Hadir dalam ajang Road to ICFBE 2023, Wakil Rektor Presuniv Bidang Sumber Daya Maria Jacinta Arquisola, Dekan Fakultas Bisnis Iman Permana, Ketua Program Studi (Prodi) Business Administration Suresh Kumar, Ketua Prodi Agribisnis Dani Lukman, serta beberapa dosen dan tim pelaksana International Conference on Family Business and Entrepreneuship (ICFBE) 2023.

ICBFE 2023 akan menjadi momen yang istimewa bagi Presuniv. Selain penyelenggaraannya yang sudah memasuki tahun ke-7, ICFBE kali ini juga akan go international. ICFBE 2023 akan diselenggarakan di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Kata Maria Jacinta Arquisola, "Ini menjadi milestone bagi ICFBE dan Presuniv, karena untuk pertama kalinya ICFBE diselenggarakan di luar Indonesia,". Maria Jacinta juga menekankan pentingnya topik dan pemilihan lokasi.

Katanya, isu-isu yang dibahas dalam ICFBE 2023 kali ini sangat strategis, seperti isu keberlanjutan (sustainability), perubahan iklim, serta perkembangan dan adopsi teknologi. Lokasi konferensi di Kuching, Sarawak, menurut Jacinta, juga merupakan pilihan yang tepat.

"Kota Kuching terkenal dengan keanekaragaman hayatinya. Hutan hujan tropis di sana masih cukup luas. Lingkungan yang semacam sangat ideal bagi para peserta konferensi untuk membahas tentang betapa pentingnya business sustainability dengan menjaga kelestarian sumber daya alam," ungkap Jacinta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.