Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumsel Perpanjang Durasi Teknik Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 20:39 WIB | Oleh:
Pemprov Sumsel Perpanjang Durasi Teknik Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Api membakar lahan di Desa Teluk Kecapi, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Senin (9/10/2023). Petugas masih terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran lahan di daerah tersebut.

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memperpanjang durasi kegiatan teknik modifikasi cuaca (TMC) mulai dari 13-17 Oktober 2023, sebagai salah satu bentuk upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Muhammad Iqbal saat diwawancarai di Palembang, Jumat, mengatakan perpanjangan tersebut dilakukan, sebab sejumlah daerah di Sumsel sudah turun hujan dari hasil kegiatan TMC.

"Alhamdulillah dari kegiatan TMC yang telah dilakukan beberapa daerah sudah turun hujan, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, serta Penukal Abab Pematang Ilir (PALI), sehingga berkurang jumlah titik api (hotspot) dan angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) juga mengalami penurunan," katanya.

Ia mengatakan kegiatan TMC itu akan dilakukan maksimal tiga kali dalam satu hari di masing-masing daerah. Dan dilakukan bergantung dengan adanya awan potensi penghujan.

Sedangkan, upaya lainnya untuk menanggulangi karhutla yang terjadi juga sudah dilakukan penebalan personel di titik-titik rawan karhutla dari TNI, Polri, dan Manggala Agni.

"Untuk penanganan karhutla ini dibagi dua lahan gambut dan mineral, cara penanggulangannya berbeda-beda, di lahan mineral untuk lokasi yang tidak terlalu jauh dan dan ada akses jalannya bisa dilakukan dengan pemadaman darat menggunakan mobil," katanya.

Namun ia menjelaskan, untuk lahan gambut ini perlu upaya darat, dan udara. "Untuk api yang masih kecil belum meluas bisa denganwater bombing. Untuk selanjutnya bisa dengan darat, namun memang kendala di air," kata Iqbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.