Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Palang Merah Internasional Desak Israel-Palestina Akhiri Kekerasan

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Palang Merah Internasional Desak Israel-Palestina Akhiri Kekerasan Doc: Swissinfo/Keystone/Salvatore Di Nolfi
Ket. Presiden Palang Merah Internasional (ICRC) Mirjana Spoljaric di Jenewa.

JAKARTA - Palang Merah Internasional (ICRC) mendesak Israel dan Palestina mengakhiri kekerasan yang membahayakan warga sipil.

"Kami mendesak para pihak untuk menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional dan mengambil setiap langkah yang dapat ditempuh untuk mengakhiri bahaya bagi warga sipil," kata Presiden ICRC Mirjana Spoljaric dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (11/10).

Mirjana mengatakan warga sipil kerap menanggung dampak terburuk akibat kekerasan selama konflik.

Dia meminta semua pihak untuk menahan diri dan melindungi nyawa serta harta benda warga sipil.

Mirjana mengatakan Konvensi Jenewa melarang warga sipil dibunuh dan diperlakukan secara buruk, selain mengharuskan mereka yang terluka dan sakit untuk dirawat.

"Orang-orang yang ditahan harus diperlakukan secara manusiawi dan bermartabat. Penyanderaan dilarang berdasarkan hukum humaniter internasional dan sandera harus segera dibebaskan dengan selamat," kata dia.

Dia mengatakan bahwa infrastruktur penting untuk hidup masyarakat, termasuk jaringan listrik dan air, tidak boleh menjadi sasaran serangan.

Mirjana mendesak Palestina dan Israel memastikan warga sipil mendapatkan akses ke kebutuhan dasar, termasuk air bersih, makanan, dan perawatan medis.

Mirjana menandaskan ICRC siap mengambil upaya apapun untuk memberikan bantuan dan menegaskan pekerja kemanusiaan harus diberi kebebasan membantu mereka yang membutuhkan, sementara fasilitas medis dan tenaga medis tidak boleh menjadi sasaran serangan.

ICRC telah menawarkan dukungan kemanusiaan kepada kedua belah pihak dan memberi dukungan kepada pihak berwenang dalam mengidentifikasi orang-orang yang hilang.

"Kami juga telah mengirimkan pasokan medis ke sebuah rumah sakit di Gaza," tambah dia.

Tim ICRC bekerja sama dengan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) dan Magen David Adom (MDA) guna membantu korban cedera dan orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.