Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya DPO Kasus Narkoba Ini Ditangkap

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya DPO Kasus Narkoba Ini Ditangkap Doc: ANTARA/HO/Kejati Maluku
Ket. Terpidana kasus penyalahgunaan narkoba yang divonis 1,8 tahun penjara oleh Mahkamah Agung atas nama Muhammad Irvan diamankan tim Tabur Kejati Maluku. (10/10).

Ambon - Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati Maluku kembali meringkus satu terpidana kasus penyalahgunaan narkoba atas nama Muhammad Irvan yang berstatus sebagai DPO (daftar pencarian orang) jaksa.

"Penangkapan terpidana oleh tim Tabur dikoordinir Kasi E Bidang Intelijen Kejati Maluku Hasan M. Tahir berlokasi di Kampung Baru, Desa Laha Kecamatan Teluk Ambon (Kota Ambon)," kata Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba di Ambon, Selasa.

DPO Kejati Maluku ini diamankan setelah tim melakukan serangkaian pemantauan, pengintaian, dan penggalangan informasi hingga akhirnya mendapatkan lokasi terpidana kasus narkoba tersebut.

"Yang bersangkutan ditangkap berdasarkan Surat Permohonan Bantuan Pemantauan dan Surat Penetapan DPO dari Kejaksaan Negeri Ambon serta Putusan Mahkamah Agung Nomor 2294 K/ Pid.Sus/2022 tanggal 22 Juni 2022," jelas Wahyudi.

Amar putusan MA memperbaiki Putusan Pengadilan Tinggi Ambon Nomor 80/Pid.Sus/2021/PT.AMB tanggal 23 Desember 2021 yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Ambon Nomor 248/Pid.Sus/2021/PN.AMB tanggal 10 November 2021 mengenai pidana yang dijatuhkan kepadanya menjadi pidana penjara selama 1,8 tahun.

Setelah melakukan penangkapan, tim Tabur mengamankan yang bersangkutan di Kantor Kejati Maluku dan selanjutnya diserahkan dengan berita acara kepada Kasi Pidum Kejari Ambon Hubertus Tanate untuk dieksekusi ke Lapas Kelas I A Ambon.

Sehari sebelumnya, tim Tabur Kejati Maluku juga menangkap Raynold Maspaitella yang merupakan terpidana kasus narkoba dan masuk DPO kejaksaan di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon).

Terpidana sebelumnya telah melarikan diri pasca keluarnya Putusan Mahkamah Agung sehingga ditetapkan dalam DPO Kejati Maluku.

Namun Raynold akhirnya ditangkap dan dan langsung dieksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3466 K/Pid.Sus/2022 tanggal 28 Juli 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.