Kemensos Gandeng Pemkab Kuningan Tangani Masalah Sosial
Sabtu, 07 Okt 2023, 13:09 WIBKUNINGAN - Kementerian Sosial menggandeng Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menangani masalah sosial. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Bupati Kuningan (4/10).
Tujuan perjanjian ini untuk kolaborasi penanganan masalah sosial melalui pengaduan berbasis Informasi Command Center/Pusat Kendali Kementerian Sosial (Si C-Ce) dan Integrasi Program PDKT milik Pemkab Kuningan.
"Saya berharap dengan adanya PKS ini, permasalahan sosial yang tidak dapat ditangani pemerintah daerah dapat segera diintervensi dan direspons cepat oleh Kementerian Sosial," kata Plt Sekjen Kementerian Sosial Robben Rico.
Robben menambahkan, melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kab Kuningan, Kemensos juga akan berfokus pada penanganan stunting. Upaya yang dilakukan tidak hanya dengan pemberian nutrisi, tapi juga pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan pemberdayaan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat dan kualitas hidup.
Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut baik kerja sama ini. "Kerja sama ini untuk mempercepat penanganan masalah sosial, khususnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Kerja sama ini sejalan dengan amanah Presiden untuk mewujudkan zero stunting," katanya.
Penandatangan PKS disaksikan oleh 32 camat dan lurah di Kabupaten Kuningan. Turut Hadir dalam acara tersebut, Kepala Biro OSDM Kemensos Suratna, Plt Kepala Biro Hukum Kemensos Rizi Umi Utami, Sekretaris Dewan Kuningan Deni Hamdani, Kepala Dinas Sosial Kab. Kuningan Toto Toharudin, dan perwakilan OPD Kab. Kuningan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Siaga Kabut Asap Karhutla, BULOG Jamin Stok Beras Aman dan Buka Jalur Bantuan Untuk Kalimantan
-
Kejuaraan paralayang internasional di Kabupaten Sumedang
-
Dana Desa Papua Tengah Anjlok Jadi Rp535 Miliar pada 2026, Gubernur Ungkap Penyebabnya
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
Era Suku Bunga Tinggi AS Jadi Ujian Ketahanan Kebijakan Ekonomi Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.