Dinas LHK: Kualitas Udara di Pontianak Masih Fluktuatif
Jumat, 06 Okt 2023, 16:25 WIBPONTIANAK - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Syarif Usmulyono menyampaikan kualitas udara di Pontianak masih bersifat fluktuatif atau dalam kondisi yang tidak tetap.
"Dalam dua hari terakhir ini menunjukkan gejala kualitas udara meningkat pada posisi yang tidak sehat, tetapi sore hari ini terjadi hujan sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas udara di Pontianak masih bersifat fluktuatif atau dalam kondisi yang tidak tetap," ujarnya di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat.
Ia mengatakan untuk di Pontianak sampai kemarin belum terjadi kebakaran lahan.Namun diakuinya sempat ada kebakaran di daerah Sepakat 2 tapi cepat ditangani oleh tim satgas.
"Sementara ini asap kebakaran berasal dari kiriman daerah tetangga di Kalbar," katanya.
Ia menyampaikan belum ada imbauan dari Wali Kota Pontianak untuk saat ini karena situasi kabut asap masih bersifat fluktuatif, tergantung dari arah angin dan lainnya. Kecuali dalam satu hari sudah di kondisi stagnan atau tidak perubahan, kata dia, kemungkinan akan dikeluarkan imbauan.
"Dalam kondisi seperti ini, kami harap masyarakat tidak meninggalkan rumah karena kondisi kekeringan ditakutkan terjadi kebakaran dan sebagainya," ucap Syarif.
Sementara itu untuk pemilik lahan tanah kosong yang cukup luas, kata dia, diharapkan untuk dijaga dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) per 5 Oktober, ISPU di Kota Pontianak mencapai 114 pm2.5 atau kualitas udara tidak sehat.
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
- Kalimantan Barat
- Pontianak
- Kualitas Udara
- Provinsi Kalimantan Barat
- Provinsi Kalimantan Barat
- Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)
- LHK
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gangguan Keamanan Mengusik Kawasan Industri Karawang, Pengelola Sampai Mengadu ke DPR
-
Wabah Ebola Masuk Kenya, Kasus Impor dari Kongo Pertama dalam Sejarah
-
AC Samsung Generasi Baru Hemat Energi hingga 41 Persen
-
Harga Minyak Tembus US$100, Bursa Asia Tertekan Jelang Keputusan Fed
-
Pemkab Malinau Pasang Strategi Baru, ASN di Perbatasan Dituntut Makin Profesional
-
400 Jalur Tikus di Kalbar Jadi "Jalan Tol" PMI Ilegal ke Malaysia
-
Kinerja ESG Konsisten, Dua Anak Usaha Barito Pacific Raih Katadata ESG Award
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.