Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Kerja Keras, Menkominfo Yakin Satgas BTS Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Kerja Keras, Menkominfo Yakin Satgas BTS Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital Doc: ANTARA/HO-Telkomsel
Ket. Ilustrasi menara BTS Telkomsel.

Jakarta - Ayo kerja keras, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi optimistis Satuan Tugas Base Transceiver Station (Satgas BTS) 4G BAKTI yang segera diresmikan Presiden Joko Widodo mampu mengakselerasi penyelesaian pembangunan infrastruktur digital di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Satgas BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo melibatkan unsur dari aparat penegak hukum, auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta kementerian dan lembaga lain.

"Kementerian maupun lembaga terkait sudah menyampaikan nama-nama sosok yang dipercaya untuk menjalankan amanah sebagai Satgas BTS dan prosesnya akan segera masuk tahap finalisasi," ujarnya di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis.

Pembentukan Satgas BTS sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo agar kendala dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur digital, khususnya penyelesaian BTS di daerah 3T dapat segera rampung.

Kajian komprehensif dibutuhkan untuk menjadi dasar dalam menjalankan strategi serta kebijakan terkait pembangunan infrastruktur digital.

Menteri Budi Arie menjelaskan penyelesaian program pembangunan BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo merupakan komitmen Pemerintah untuk memenuhi hak rakyat dalam memperoleh akses infrastruktur digital.

"Kalau sudah diresmikan, Satgas BTS bisa langsung menjalankan percepatan penyelesaian pembangunan BTS," ujar Budi Arie.

Menteri Budi Arie mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung percepatan penyediaan infrastruktur digital melalui BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo untuk memberikan akses jaringan digital kepada masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menugaskan Menkominfo Budi Arie untuk menuntaskan proyek pembangunan menara BTS sesuai rencana pemerintah, meskipun aparat penegak hukum sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek itu.

"Saya ingin yang pertama di Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyelesaian BTS diutamakan, penyelesaian hukum silakan berjalan, kita hormati, tetapi penyelesaian BTS juga harus berjalan," kata Presiden Jokowi setelah melantik Budi Arie pada Juli 2023.

Presiden Jokowi mengatakan pembangunan BTS di seluruh daerah, terutama di daerah 3T sangat penting untuk memberikan pelayanan akses komunikasi dan digitalisasi kepada masyarakat. Karena itu, dia meminta proyek BTS tersebut jangan sampai terbengkalai.

"Jangan sampai sudah peristiwa hukum, BTS terbengkalai, ini yang saya tidak mau, tugas beratnya di situ," kata Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.