Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, 16 Pemuda Asal Riau Lulus Seleksi Magang Kerja di Jepang

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, 16 Pemuda Asal Riau Lulus Seleksi Magang Kerja di Jepang Doc: ANTARA/HO
Ket. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Imron Rosyadi.

Pekanbaru - Keren, sebanyak 16 pemuda asal Provinsi Riau lolos seleksi administrasi dan wawancara untuk mengikuti program magang kerja di Jepang tahun 2023.

"Sebanyak 16 pemuda tersebut merupakan bagian dari 110 peserta yang mengikuti seleksi program pemagangan ke Jepang tahun 2023 setelah sebelumnya tersisa sebanyak 21 orang berikut harus mengikuti tes medical check up (MCU)," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Imron Rosyadi di Pekanbaru, Rabu.

Menurut Imron, dari 21 orang yang mengikuti tes medical check up tersebut hasilnya hanya 16 pemuda yang lolos seleksi.

Sebelum 16 pemuda itu berangkat ke Jepang, kata Imron,mereka akan mendapatkan pembekalan dan pelatihan mahir bahasa Jepang oleh International Manpower (IM) Japan.

"Pelatihan bahasa Jepang ini dipusatkan di Kota Bekasi, Jawa Barat, selama dua bulan. Setelah itu peserta magang kembali mendapatkan pelatihan pemantapan bahasa selama satu bulan di Jepang," katanya.

Imron mengharapkan peserta yang lulus seleksi agar bisa menunjukkan prilaku yang baik saat magang di Jepang. Kemudian juga harus bisa menjaga marwah daerah dan negara.

"Jaga nama baik Pak Gubernur Riau, nama baik bangsa Indonesia apalagi di Jepang itu anak magang dari Indonesia terkenal sopan santun, rajin dan ulet. Semoga dengan pengiriman tenaga kerja Riau ke Jepang bisa mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Riau," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Riau tercatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hasil Sakernas Februari 2023 sebesar 4,25 persen. Artinya dari 100 orang angkatan kerja terdapat sekitar empat orang menganggur.

Pada Februari 2023 TPT Riau mengalami penurunan sebesar 0,15 persen poin dibandingkan dengan Februari 2022.

"Tingkat pengangguran terbuka merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkan pasokan tenaga kerja. TPT Pada Februari 2023, TPT laki-laki sebesar 4,27 persen, lebih tinggi dibanding TPT perempuan yang sebesar 4,22 persen," kata Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi.

Ia menambahkan TPT laki-laki dan perempuan mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,20 persen poin dan 0,06 persen poin jika dibandingkan Februari 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.